MURIANETWORK.COM - Upaya pemerintah menertibkan distribusi gas LPG 3 kg bersubsidi mendapat sorotan dan dukungan dari anggota DPR. Darmadi Durianto, anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, menyoroti adanya ketimpangan dalam penyaluran komoditas vital tersebut di lapangan. Ia menduga kuat ketimpangan ini bersumber dari praktik penguasaan kuota oleh segelintir pihak, yang berpotensi mengarah pada oligarki di sektor energi.
Ketimpangan Distribusi di Lapangan
Darmadi mengungkapkan, dalam pengamatannya, mekanisme distribusi LPG 3 kg di sejumlah daerah masih belum berjalan secara adil dan merata. Kondisi ini, kata dia, sangat mungkin terjadi karena adanya konsentrasi kuota di tangan orang atau kelompok tertentu melalui jaringan agen. Praktik semacam ini dinilainya bertentangan frontal dengan prinsip pemerataan yang menjadi tujuan pemberian subsidi.
“Gas LPG 3 kg itu, agen-agen ada sekelompok orang yang menguasai terlalu banyak. Nah permasalahan seperti ini harus dihilangkan. Maksimal 6 LO (Loading Order) sebetulnya, yang kita tuntut jadi 3 LO,” tutur Darmadi.
Artikel Terkait
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja