Mahfud MD, pakar hukum tata negara, angkat bicara soal kinerja KPK belakangan ini. Ia memberi apresiasi. Kenapa? Karena lembaga antirasuah itu mulai merambah sektor-sektor yang selama ini dianggap 'rumit', seperti perpajakan dan bea cukai. Pujian serupa ia tujukan untuk Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Menurut Mahfud, sikap terbuka dari kementerian itu membuat KPK bisa bergerak lebih leluasa. Ia berharap kebebasan ini terus berlanjut ke depan, agar kasus-kasus korupsi yang melibatkan pejabat negara bisa terus dibongkar.
"Ya ini bagus, ya," ujar Mahfud.
"Jadi pajak itu sekarang dicari ke mana-mana dan jangan lupa KPK itu bagus gitu ya, KPK itu sekarang sudah mulai bagus, mulai bagus, mudah-mudahan jangan dipegang lehernya gitu, biar saja ini penegakan hukum,"
Pernyataan itu disampaikannya dalam podcast 'Terus Terang Mahfud MD', Selasa lalu.
Namun begitu, ia mengakui bahwa selama ini publik punya kesan KPK tak sepenuhnya bebas. Sepanjang tahun lalu, misalnya, ada anggapan kinerjanya menurun karena seolah ada yang mengendalikan.
"Tapi, tahun 2026 ini oleh Pak Prabowo dilepas, sudah tangkepin kalau ngomong salah, kan bagus itu ya kan, masuk ke mana-mana dia sekarang KPK," tegasnya.
Di sisi lain, Mahfud juga mengingatkan soal keleluasaan yang sama untuk lembaga penegak hukum lain, seperti Kejaksaan Agung. Tapi ia waspada. Kebebasan itu jangan sampai disalahgunakan untuk melakukan kriminalisasi, terutama dalam kasus-kasus kebijakan publik yang belakangan ramai.
Artikel Terkait
Pakar Hukum Tegaskan Perampasan Kendaraan oleh Debt Collector adalah Tindak Pidana
Preman Parkir Liar Ancam Sopir Taksi Online di Pelabuhan Makassar, Pelaku Diamankan
Anggota KKB Buron Tujuh Tahun Terkait Penembakan Eks Kapolda Papua Ditangkap
Harga Emas Lokal Stabil Pagi Ini, Pasar Tunggu Isyarat Baru