Penyelidikan Intensif dan Pengembangan Kasus
Tim penyidik dari Satgas tidak bekerja setengah-setengah. Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga, menjelaskan bahwa proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan secara cermat.
“Barang bukti sudah kami amankan dan sedang dianalisis untuk mengidentifikasi pelaku. Kami juga memeriksa saksi-saksi di sekitar TKP. Masyarakat kami imbau tetap tenang dan segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan pelaku,” ungkapnya.
Berdasarkan perkembangan penyelidikan awal, ada indikasi kuat bahwa pelaku terafiliasi dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo. Kelompok yang sama juga diduga terlibat dalam peristiwa pembakaran Ruko Blok A beberapa waktu sebelumnya, tepatnya pada 14 Februari 2026.
Kondisi Korban dan Upaya Pengamanan
Setelah kejadian, EK segera dilarikan ke RSUD Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif dan kondisinya terus dipantau oleh tenaga kesehatan setempat.
Menyusul insiden ini, aparat gabungan telah memperketat pengawasan di wilayah Dekai, khususnya di sekitar Ruko Blok A. Langkah ini diambil tidak hanya untuk mencegah terulangnya aksi serupa, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan situasi keamanan tetap kondusif bagi seluruh warga.
Artikel Terkait
PSM Makassar Gagal Maksimalkan Kandang, Ditahan Imbang Persis Solo
Drama Injury Time, Dortmund Hancurkan Stuttgart 0-2
Polda Sumsel Kerahkan 2.671 Personel Amankan Ibadah Paskah
Real Madrid Tumbang Dramatis di Kandang Mallorca