Penjual Pinang di Yahukimo Ditikam Diduga Anggota KKB

- Rabu, 18 Februari 2026 | 10:50 WIB
Penjual Pinang di Yahukimo Ditikam Diduga Anggota KKB

MURIANETWORK.COM - Seorang perempuan penjual pinang di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menjadi korban penikaman oleh dua orang yang diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Insiden yang terjadi saat korban sedang berjualan itu kini tengah diselidiki Satgas Operasi Damai Cartenz, yang memperketat pengamanan dan memburu para pelaku.

Kronologi Penyerangan di Tempat Usaha

Korban yang berinisial EK (33), seorang perempuan asal Kabupaten Alor, NTT, diserang di lapaknya di Jalan Gunung, Dekai. Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, dua pria tiba dengan sebuah sepeda motor Honda Beat warna hitam. Salah satu dari mereka bahkan dikenal sebagai pembeli yang kerap bertransaksi dengan korban.

Tanpa ada peringatan atau pertengkaran sebelumnya, salah satu pelaku tiba-tiba mendekat dan langsung menghunuskan pisaunya. Dalam sekejap, EK ditikam dua kali di bagian pundak kanannya. Kejadian yang begitu cepat membuat korban tak sempat untuk membela diri. Kedua pelaku kemudian langsung melarikan diri dengan kendaraan mereka menuju arah Kantor Pos.

Respons Tegas dari Pimpinan Satgas

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, dengan tegas mengutuk aksi kekerasan yang menimpa warga sipil, terlebih seorang perempuan yang sedang berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat, apalagi terhadap perempuan yang sedang mencari nafkah, merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan. Kami akan mengejar dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegas Brigjen Faizal, Rabu (18/2/2026).

Dia menambahkan bahwa pola intimidasi seperti ini tidak boleh dibiarkan berkembang, karena merusak rasa aman masyarakat yang justru sedang dibangun.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar