MURIANETWORK.COM - Sebanyak 1.990 pelari memadati kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, pada Sabtu (14 Februari 2026) pagi, dalam gelaran HIPMI Run Strong 8. Acara lari dengan jarak unik 8 kilometer ini merupakan side event resmi dari Sidang Dewan Pleno Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di kota tersebut. Pilihan jarak tersebut bukan tanpa makna, melainkan sebuah pernyataan simbolis untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional.
Makna Strategis di Balik Jarak 8 Kilometer
Berbeda dari lomba lari umumnya yang menetapkan jarak 5K atau 10K, HIPMI Run sengaja mengusung konsep "Strong 8". Menurut Darwanto Darwis, Ketua Running Club BPP HIPMI, angka delapan dipilih karena mengandung filosofi ganda yang erat dengan organisasi. Pertama, angka itu merujuk pada Astacita atau delapan janji Ketua Umum BPP HIPMI. Kedua, dan yang lebih luas, ia menjadi simbol dukungan konkret terhadap target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.
Darwanto menegaskan bahwa kegiatan ini melihat tren lari dari kacamata yang lebih dalam. Di balik semangat hidup sehat, terdapat geliat ekonomi yang bisa digerakkan, mulai dari industri perlengkapan olahraga, kuliner, hingga aktivitas di sekitar lokasi acara.
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Tegaskan Anggaran Sewa Helikopter Rp 2 Miliar Belum Direalisasi
Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berakhir, 3,38 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek
Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi
Aturan Larangan Ponsel di Sekolah Makassar Picu Pro-Kontra di Kalangan Siswa