Dia menambahkan, kondisi Sutiani sudah tidak bergerak lagi saat ditemukan warga.
Warga sekitar langsung beraksi, berusaha menolong. Mereka mengangkat motor dari parit. Sementara kedua anak korban, yang masih shock dan terluka, segera dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan.
Pagi itu, rutinitas warga diubah oleh surau rembes dan keriuhan warga. Sebuah perjalanan singkat nan biasa, tiba-tiba berubah jadi malapetaka. Kini, yang tersisa hanya duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Meri Hoegeng, Istri Sang Kapolri Legendaris, Tutup Usia di Usia 100 Tahun
Dua Sahabat, Satu Kementerian: Nasib Berbeda di Balik Meja Kekuasaan
Babah Alun: Bergabung dengan Board of Peace Bawa Indonesia Lebih Diperhitungkan
Wapang TNI Desak Pembangunan Koperasi Merah Putih Dikebut