Dia menambahkan, kondisi Sutiani sudah tidak bergerak lagi saat ditemukan warga.
Warga sekitar langsung beraksi, berusaha menolong. Mereka mengangkat motor dari parit. Sementara kedua anak korban, yang masih shock dan terluka, segera dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan.
Pagi itu, rutinitas warga diubah oleh surau rembes dan keriuhan warga. Sebuah perjalanan singkat nan biasa, tiba-tiba berubah jadi malapetaka. Kini, yang tersisa hanya duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Wali Kota Makassar Ajak Warga Pererat Silaturahmi di Idul Fitri
Menteri Amran Gelar Open House dan Ziarah Keluarga di Kampung Halaman Bone
Bupati Bone Luncurkan Bus Sekolah untuk Tingkatkan Keselamatan dan Ringankan Biaya Transportasi Pelajar
Jokowi: Makna Lebaran adalah Kesabaran dan Saling Memaafkan