Kabupaten Aceh Tamiang masih berjuang bangkit. Wilayah ini termasuk yang paling parah terdampak banjir dan longsor di Sumatera beberapa waktu lalu. Kondisi geografisnya, yang berupa dataran rendah dan dilalui sungai besar, membuatnya menerima limpahan air dari hulu. Akibatnya, kerusakan meluas. Bahkan kompleks perkantoran pemerintah kabupaten pun tak luput dari genangan lumpur.
Di tengah proses pemulihan itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian hadir. Ia tak hanya memantau, tapi juga menegaskan sesuatu. Penugasan pascabencana di sini, kata dia, punya makna ganda. Selain sebagai misi kemanusiaan, ini adalah praktik nyata ilmu pemerintahan bagi para Praja IPDN dan ASN Kemendagri.
"Mempraktikkan ilmu pemerintahan dalam negeri. Yang belum tentu semua angkatan lain, di tahun-tahun ke depan, atau tahun-tahun sebelumnya, mengalami pengalaman yang dialami Adik-Adik semua,"
Ucap Tito dalam apel pemulangan personel Satgas di Kompleks Perkantoran Pemkab Aceh Tamiang, Selasa (3/2/2026). Ia menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.
Bagi Mendagri, tolok ukur keberhasilan pemulihan itu sederhana namun mendasar: kembalinya fungsi pemerintahan dan layanan publik. Itu artinya, kantor pemerintahan harus beroperasi lagi. Akses jalan, layanan kesehatan, sekolah, rumah ibadah, listrik, komunikasi, distribusi bahan bakar, hingga geliat ekonomi masyarakat semua harus bergerak.
"Indikator terpenting adalah pemerintahan, apakah pemerintahnya berjalan atau tidak. Karena pemerintahan pusat sumber daya, pusat pengambilan keputusan, kekuasaan, kebijakan pembuatan kebijakan, policy making yang mempengaruhi kepada masyarakat luas,"
Penegasannya jelas. Pemerintahan adalah jantung dari segala upaya pemulihan.
Artikel Terkait
Prabowo Dapat Dukungan Ormas Islam untuk Langkah Diplomasi Palestina
Strategi Sun Tzu di Balik Rekor Tak Terkalahkan Jokowi
Potensi Rp70 Triliun Tersandera: Mengapa Game Lokal Cuma Kuasai 5% Pasar Sendiri?
Pandji Pragiwaksono Sowan ke MUI, Tabayyun Soal Kontroversi Mens Rea