Selasa pagi (3/2) lalu, suasana di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, sempat ricuh. Sebuah truk pasir terguling tepat di depan Graha Penyileukan. Untungnya, truk besar itu akhirnya berhasil dievakuasi. Apa penyebabnya? Dugaan sementara, sopirnya kelelahan dan mengantuk.
“Dari keterangan saksi dan olah TKP, pengemudi diduga mengantuk. Akibatnya, kendali kendaraan hilang,”
kata Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP AH. Hudi Arif, lewat keterangan tertulisnya.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Truk dengan nomor polisi Z-9059-GZ itu dikemudikan seorang sopir berinisial N, 48 tahun. Menurut laporan, truk itu melaju dari arah timur ke barat. Tiba-tiba saja, di lokasi kejadian, kendaraan itu oleng dan akhirnya terguling.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur nasional itu sempat kacau. Meski begitu, kabar baiknya: tidak ada korban jiwa. Kerugian material masih dihitung petugas. Sang sopir sendiri mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Bandung untuk perawatan.
Nah, yang menarik, dari pemeriksaan awal truk dinyatakan laik jalan. Kondisi jalan dan cuaca pagi itu juga dinilai baik-baik saja. Jadi, fokus penyelidikan memang mengerucut pada faktor pengemudi.
Hudi memaparkan, lokasi kejadian punya lebar sekitar 12 meter. Permukaannya beraspal bagus, konturnya lurus, dan dilengkapi marka jalan yang jelas. Cuaca saat itu terang, jalan kering, dengan lingkungan sekitar berupa ruko, perkantoran, dan perumahan.
“Kami imbau semua pengemudi, terutama kendaraan berat, untuk pastikan kondisi fisik prima. Jangan paksakan diri kalau mengantuk. Keselamatan itu nomor satu,”
tegas Hudi lagi.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas masih mendalami kasus ini. Mereka akan periksa saksi, gelar perkara, dan koordinasi dengan unit terkait untuk memastikan penyebab pastinya.
Truk Akhirnya Diangkut
Setelah beberapa jam menghadang, truk yang terguling itu akhirnya berhasil diangkat dari lokasi. Evakuasi ini penting untuk mencegah kemacetan panjang atau kecelakaan susulan. Sisa-sisa pasir yang berhamburan juga dibersihkan dari badan jalan.
Menurut petugas di tempat, truk kemudian dibawa ke Jasa Marga untuk penanganan lebih lanjut. Kini, lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta sudah kembali normal seperti biasa. Aktivitas warga pun berangsur pulih.
Artikel Terkait
Persib dan Borneo FC Imbang Poin di Puncak Klasemen, Laga Kontra Persija Jadi Penentu Gelar Liga 1
Empat Korban Penyiraman Air Keras di Tasikmalaya Masih Dirawat Intensif, Pelaku Terungkap Motif Sakit Hati
Borneo FC Kalahkan Persita 2-0, Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain
Polda NTT Bongkar 27 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, Negara Rugi Rp10,16 Miliar