Sidang kasus pemerasan sertifikasi K3 di Kemnaker kembali menguak hal-hal yang bikin geleng-geleng kepala. Salah satu yang mencolok adalah sosok Irvian Bobby Mahendro, yang dijuluki 'Sultan Kemnaker'. Saksi mengungkap, Bobby ini pernah menawarkan fasilitas umrah hingga ladies companion alias LC kepada seorang pejabat di lingkungan kementerian.
Keterangan itu datang dari mantan Sesditjen Binwasmaker dan K3, Chairul Fadly Harahap. Dia dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/2) lalu. Bobby sendiri adalah salah satu terdakwa dalam kasus yang sama.
Di persidangan, jaksa penuntut umum KPK mencoba mengonfirmasi berbagai tawaran yang dilontarkan Bobby kepada Chairul. Mulai dari tawaran umrah hingga ajakan main motor trail.
"Pernah kah Saksi dijanjikan oleh Bobby untuk jalan-jalan ke Amerika, Eropa, atau naik haji atau umrah?" tanya jaksa.
"Beberapa kontak, dia umrah, dia ajak saya, [saya jawab] 'oh saya enggak usah'. Itu di Ses, pada saat saya di Ses. Terus main trail, [saya bilang] saya enggak main trail," jawab Chairul.
Namun begitu, jaksa tak berhenti di situ. Pertanyaan kemudian merambah ke tawaran lain yang lebih sensitif.
"Terus pernah juga Saudara dijanjikan untuk ditemani ladies companion, pemandu lagu, LC juga ini, Pak?" cecar jaksa.
"Pernah," kata Chairul, mengakui.
Meski dijanjikan, Chairul bersikukuh bahwa semua tawaran itu tak pernah diterimanya.
"Saudara terima?" tanya jaksa.
"Tidak," timpal Chairul singkat.
Hingga berita ini diturunkan, Bobby belum memberikan tanggapan atas keterangan saksi tersebut.
Di sisi lain, sidang juga menyentuh status Chairul sendiri. Jaksa mengonfirmasi bahwa pria itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang sama.
"Mohon maaf ini, Bapak ini ditetapkan tersangka di KPK kan?" tanya jaksa.
"Betul," jawab Chairul.
"Sama dengan para terdakwa yang duduk di sini kan, betul kan?" tanya jaksa lagi, mendesak.
"Sama," ucap Chairul akhirnya.
Artikel Terkait
Elit Global dan Kejahatan yang Dilembagakan: Saat Hukum Melindungi Para Dalang
Soenarko Sindir Pernyataan Kapolri: Bukan Berlebihan, Tapi Konyol
Presiden Prabowo Teken Pengangkatan Adies Kadir Jadi Hakim MK, Nomor Keppres Masih Ditutupi
Meri Hoegeng, Istri Mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso, Tutup Usia