Cerita yang lebih detail justru datang dari warga sekitar. Muhammad Ramdani, seorang pemuda setempat, mengaku korban adalah temannya sendiri.
Menurut Ramdani, malam itu ia sedang nongkrong biasa di warung bersama beberapa teman. Dua dari mereka kemudian pamit, cuma mau beli gorengan tak jauh dari situ. Siapa sangka, perjalanan singkat itu berakhir bencana.
“Saya lagi di warung, enggak lihat langsung kejadiannya. Tahunya setelah itu, lihat dari rekaman CCTV. Korbannya teman saya, motornya diambil,” kenang Ramdani.
Yang bikin ngeri, ia menyebut para pelaku datang dengan persenjataan lengkap. Bukan cuma bambu atau pentungan.
“Bawa semua, bawa samurai (katana),” ujarnya menegaskan, menggambarkan betapa berbahayanya gerombolan tersebut.
Artikel Terkait
Motor Sudah Lunas, Malah Ditarik Paksa: Polisi Turun Tangan Bantu Ibu di Depok
Misi Evakuasi Berujung Maut, Petugas Satpol PP Tewas Dibacok ODGJ di Kebumen
Kesepian di Era Terhubung: Ironi Dunia yang Semakin Digital
Atap Madrasah di Bogor Ambruk, Siswa Beralih Belajar Daring