Keluarga Penjambret Tewas Protes Sikap DPR: Kenapa Kami Tak Diwakili?

- Senin, 02 Februari 2026 | 09:25 WIB
Keluarga Penjambret Tewas Protes Sikap DPR: Kenapa Kami Tak Diwakili?

Suara protes keras datang dari kuasa hukum dua penjambret yang tewas usai dikejar Hogi Minaya. Mereka, mewakili keluarga korban, merasa gerah dengan sikap Komisi III DPR RI. Permintaan DPR agar kasus ini dihentikan dinilai Misnan Hartono, pengacaranya, sebagai bentuk keberpihakan yang tak adil.

"Komisi III itu anggota DPR loh, wakil rakyat," ujar Misnan dengan nada kecewa.

"Kenapa yang diwakili hanya satu pihak tersangka. Kenapa kami tidak diwakili?"

Pertanyaannya itu sederhana, tapi menusuk. Ia merasa, lembaga legislatif seharusnya netral, bukan malah terkesan memihak hanya karena mendengar satu versi cerita. Bagi keluarga yang berduka, langkah DPR ini seperti menutup pintu keadilan yang sudah sempit.

Di sisi lain, pakar hukum punya sudut pandang berbeda. Abdul Fickar Hadjar, pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, mencoba melihat persoalan ini dari kacamata yang lebih luas. Menurutnya, hukum sering terjebak dalam situasi dilematis.

Namun begitu, kata Fickar, kita tak bisa menilai hanya dari ujungnya saja. Kematian kedua penjambret itu bukan peristiwa yang berdiri sendiri. Itu adalah konsekuensi dari sebuah rangkaian peristiwa yang dimulai dari aksi kejahatan mereka.


Halaman:

Komentar