Serangan Israel di Gaza belum juga reda. Yang membuat situasi semakin ironis, serangan-serangan ini justru meningkat setelah pembentukan Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Sebuah langkah yang diharapkan membawa ketenangan, malah diikuti oleh eskalasi kekerasan.
Merespon hal ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku pemerintah Indonesia merasa prihatin. Meski begitu, upaya untuk mendukung Palestina terus digenjot dengan berbagai cara.
"Ya, tentu kan kita prihatin ya, masih terjadi serangan," ujarnya.
Namun begitu, Prasetyo menegaskan bahwa komitmen Indonesia tidak goyah. "Bagaimanapun juga kita akan terus berupaya karena itu bagian dari komitmen kita bangsa Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza dan di Palestina," tambahnya.
Pernyataan itu disampaikannya di Sentul, Bogor, Senin lalu, jelang Rakor Pemerintah Pusat-Daerah.
Di sisi lain, Presiden Prabowo disebut sudah aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara lain. Langkah ini merupakan bagian dari diplomasi Indonesia yang kini resmi tergabung dalam Board of Peace bersama negara-negara lain.
"Ada, tapi kan melalui jalur-jalur tertutup,"
Artikel Terkait
Prabowo Peringatkan Dampak Mengerikan Perang Nuklir: Ikan Kita Bisa Terkontaminasi
Petugas Haji Dilarang Berhaji, Apa Logikanya?
BNPB Pacu Pembangunan 133 Huntara di Gayo Lues, Target Siap Huni Jelang Ramadhan
Saksi Tolak Tanda Tangan BAP, Lampiran Timbangan Narkoba Jadi Sorotan