Serangan Israel di Gaza belum juga reda. Yang membuat situasi semakin ironis, serangan-serangan ini justru meningkat setelah pembentukan Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Sebuah langkah yang diharapkan membawa ketenangan, malah diikuti oleh eskalasi kekerasan.
Merespon hal ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku pemerintah Indonesia merasa prihatin. Meski begitu, upaya untuk mendukung Palestina terus digenjot dengan berbagai cara.
"Ya, tentu kan kita prihatin ya, masih terjadi serangan," ujarnya.
Namun begitu, Prasetyo menegaskan bahwa komitmen Indonesia tidak goyah. "Bagaimanapun juga kita akan terus berupaya karena itu bagian dari komitmen kita bangsa Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza dan di Palestina," tambahnya.
Pernyataan itu disampaikannya di Sentul, Bogor, Senin lalu, jelang Rakor Pemerintah Pusat-Daerah.
Di sisi lain, Presiden Prabowo disebut sudah aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara lain. Langkah ini merupakan bagian dari diplomasi Indonesia yang kini resmi tergabung dalam Board of Peace bersama negara-negara lain.
"Ada, tapi kan melalui jalur-jalur tertutup,"
kata Prasetyo, memberi sinyal bahwa upaya-upaya itu berjalan di belakang layar.
Soal keputusan bergabung dengan BOP sendiri sempat memantik pandangan dari berbagai kalangan. Menurut Prasetyo, pemerintah siap berdialog untuk memberikan penjelasan lebih detail, termasuk dengan Majelis Ulama Indonesia.
"Kami yakin nanti kita akan berikan penjelasan kenapa kita memutuskan untuk bergabung di Board of Peace ini. Itu kan bagian dari cara kita membangun dialog," tuturnya.
Ia lantas berargumen, partisipasi adalah kunci. "Kalau kita tidak ikut bergabung bagaimana kita berdialog untuk memberikan masukan, memberikan pendapat dalam rangka kita memastikan perjuangan kita supaya bangsa Palestina bisa diakui kemerdekaannya, kan begitu."
Lalu, bagaimana dengan isu iuran anggota yang disebut-sebut mencapai angka fantastis, Rp 17 triliun? Prasetyo menjawabnya dengan singkat dan padat.
"Oh itu bagian dari komitmen,"
ucapnya. Sebuah pernyataan yang terkesan sederhana, namun menyimpan bobot tanggung jawab yang tidak kecil.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu