Jalan utama di Pondok Simpang Balik, Aceh Tengah, kini benar-benar putus. Bukan karena rusak biasa, tapi dilahap oleh tanah yang terus bergerak. Lubang besar mirip sinkhole itu kian melebar, menggerogoti aspal dan mengancam apa saja di sekitarnya.
Ancaman itu kini sudah berada di depan mata. Pergerakan tanah yang tak kunjung berhenti itu bukan cuma soal akses transportasi yang terputus. Ia perlahan tapi pasti merangkak mendekati rumah-rumah warga dan infrastruktur vital. Situasinya mencemaskan.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, tak menampik kekhawatiran itu. Menurutnya, pergerakan tanah ini butuh penanganan serius dan kajian teknis yang mendalam dari para ahli.
“Longsor ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2013, tetapi sekarang semakin luas dan semakin berat. Kalau tidak segera diantisipasi, dampaknya bisa sampai ke permukiman warga,” ujar Haili, Kamis (29/1).
Dia menjelaskan, longsoran terus bergeser dari hari ke hari. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan membelah kawasan dan menjalar ke desa-desa di sekelilingnya. Jaraknya yang awalnya sekitar 500 meter dari permukiman, kini terus menyusut. Keselamatan warga jadi taruhannya.
Artikel Terkait
AVC Tetapkan Grup Champions Club Asia 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah dengan Dua Wakil
Simon Grayson Resmi Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Raphinha Cetak Hattrick, Barcelona Hancurkan Sevilla 5-2
Manchester United Kalahkan Aston Villa 3-1, Raih Tiga Poin Krusial di Old Trafford