Jakarta Pusat diguncang sebuah insiden yang memilukan akhir pekan lalu. Suderajat, pedagang es gabus berusia 49 tahun, menjadi korban kekerasan fisik. Ia dituduh curang, berjualan menggunakan bahan spons di kawasan Utan Panjang, Kemayoran. Kejadian itu berlangsung Sabtu, 24 Januari 2026.
Kini, TNI mengambil langkah untuk memulihkan keadaan. Bukan hanya soal hukum, tapi juga bantuan konkret untuk kehidupan Suderajat dan keluarganya.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, menyampaikan bahwa Kodim setempat turun tangan. "Diawali dengan pembicaraan sebagai wujud perhatian, Kodim 0501/Jakpus akan mendukung 1 unit kulkas Polytron yang dapat digunakan untuk menyimpan bahan dagangan yang tersisa," jelas Donny dalam siaran persnya, Kamis (29/1).
Bantuan itu tak berhenti di situ.
"(Ada juga) 1 unit dispenser Miyako yang dapat digunakan untuk mempermudah pembuatan bahan jualan anak Bapak Suderajat, serta 1 unit kasur spring bed yang bermanfaat untuk memberikan kenyamanan saat beristirahat," tambahnya. Upaya ini jelas ingin mengobati luka sekaligus memulihkan mata pencaharian keluarga tersebut.
Lalu, bagaimana dengan oknum prajurit yang melakukan kekerasan?
Artikel Terkait
Motor Pemberian Kapolres Malah Dipakai Ngojek, Gubernur Jawa Barat Syok Dengar Pengakuan Suderajat
Feri Amsari Soroti Pola Rusak Tata Negara yang Terus Berlanjut
PPATK Catat Penurunan Signifikan Perputaran Dana Judi Online pada 2025
Persada 212 Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace Trump, Sebut Wadah Pengkhianatan bagi Palestina