Presiden Prabowo Subianto bakal membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Senin depan. Acara yang digelar Kemendagri ini bertempat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Intinya, forum ini ingin mengeratkan lagi kerja sama antara Jakarta dan daerah-daerah.
Menurut rencana, Prabowo tak cuma buka acara. Ia juga akan memberi pengarahan sekaligus evaluasi kinerja pemerintah sepanjang 2025. Tujuannya jelas: menyusun strategi agar kinerja di tahun 2026 bisa lebih baik lagi.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, menjelaskan lebih detail soal tujuan Rakornas ini.
"Mempercepat tercapainya keberhasilan program prioritas Presiden untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, serta ekonomi yang produktif dan inklusif dengan pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen," ujar Benni, Minggu (1/2/2026).
Jadi, arahan akan diberikan kepada seluruh kepala daerah beserta Forkopimda dan pemangku kepentingan lain. Semua itu demi mendukung program prioritas menuju Indonesia Emas 2045.
Di sisi lain, peran kepala daerah dan Forkopimda disebut krusial. Mereka dianggap sebagai motor penggerak utama di lapangan, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, maupun pembangunan. Makanya, Rakornas ini diharap bisa bikin semua pihak satu pemahaman, koordinasi makin kuat, dan langkah kebijakan pusat-daerah benar-benar selaras.
Nanti, acara akan dihadiri oleh ribuan peserta. Sekitar 4.487 orang! Mereka terdiri dari pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.
Tak ketinggalan, jajaran Kabinet Merah Putih juga akan hadir. Mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara, termasuk unsur TNI dan Polri. Mereka akan jadi narasumber dalam beberapa sesi tematik yang disiapkan.
Setiap sesi tentu punya bahasan sendiri. Ada yang membahas sinergi kebijakan ekonomi dan energi, soal kedaulatan pangan berkelanjutan, hingga isu-isu strategis lainnya yang sedang dihadapi. Intinya, semua dirancang agar diskusinya fokus dan menghasilkan sesuatu yang konkret.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Perampok Sadis Kasir di Pelalawan Kurang dari 12 Jam, Berbekal Foto Selfie Korban
Wakil Mensos: Sekolah Rakyat Hidupkan Kembali Harapan Anak Miskin Akses Pendidikan Layak
MSCI Sorot Kelemahan Transparansi Pasar Modal, Pemerintah Percepat Reformasi
Jokowi Minta PSI Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga Dua Periode