Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1) lalu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan menarik. Partainya, kata dia, baru saja "mewakafkan" salah satu kadernya untuk mengabdi di negara.
Orang yang dimaksud adalah Adies Kadir, mantan pimpinan DPR yang kini ditetapkan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi.
"Kami hari ini mewakafkan salah satu kader terbaik partai Golkar," ujar Bahlil.
"Namanya Pak Adies Kadir. Mewakafkan ke negara untuk menjadi hakim Mahkamah Konstitusi."
Bahlil menegaskan, langkah ini tak main-main. Menjaga independensi lembaga peradilan adalah harga mati. Karena itu, jauh sebelum penetapan resmi, Adies Kadir sudah mengundurkan diri. Bukan cuma dari kepengurusan, tapi juga dari keanggotaan partai.
"Karena hakim itu kan harus independen," katanya singkat.
Di sisi lain, Bahlil juga menyoroti karakter Partai Golkar. Baginya, partai ini terbuka untuk siapa saja.
Artikel Terkait
JK Prihatin dan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Chelsea Takluk 1-0 dari Newcastle di Stamford Bridge
Barbershop Tema Peaky Blinders Hadir di Luar Stadion Atletico Madrid untuk Promosi Film
BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur MBG di Indonesia Timur karena Tak Miliki Sertifikat Higiene