Dini hari Minggu, dari Command Center di KM 92 Bekasi, imbauan penting disampaikan Korlantas Polri kepada para pemudik. Intinya sederhana: manfaatkan rest area untuk istirahat. Imbauan ini bukan tanpa alasan. Data hari kedua Operasi Ketupat 2026 menunjukkan peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas sebesar 4,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Brigjen Pol. Faizal, Dirgakkum Korlantas, yang menyampaikan hal itu. Suaranya terdengar serius namun tetap mengedepankan kepedulian.
"Kami tentunya mengimbau kepada seluruh pemudik agar jangan terlalu memaksakan diri, jaga emosi, gunakan rest-rest area yang ada di jalur-jalur, baik itu tol maupun arteri, untuk jadi tempat istirahat,"
Menurutnya, semua Polda sudah menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan terpadu di berbagai rest area itu. Fasilitas itu sengaja disediakan agar pemudik punya tempat yang aman untuk sekadar melepas lelah, mengusir kantuk, sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Di balik angka kenaikan kecelakaan, ada secercah kabar baik. Faizal menyebut tingkat fatalitas atau korban jiwa justru turun drastis, sekitar 45 persen. Ini sebuah pencapaian yang patut dipertahankan.
"Ini bagus sekali, mudah-mudahan kami bisa pertahankan dan masyarakat juga bisa menyadari bahwa dengan fatalitas ini mereka akan lebih berhati-hati,"
Namun begitu, perhatian khusus tetap diberikan. Jawa Timur disebut-sebut sebagai penyumbang kasus lakalantas tertinggi. Fakta ini langsung direspons dengan intervensi. Korlantas meminta polantas di Jatim segera melakukan mitigasi, apalagi arus mudik ke wilayah timur diprediksi masih akan cukup padat.
Tak hanya mengingatkan masyarakat, Faizal juga mengingatkan anak buahnya di lapangan. Patroli harus ditingkatkan, mencakup tol, jalan arteri, dan titik-titik rawan. Anggota juga diminta aktif memberikan imbauan langsung kepada pengendara.
Pesan penutupnya jelas dan tegas, menekankan hal yang paling utama.
"Karena bagaimanapun keselamatan yang paling utama dalam pelaksanaan mudik dan balik."
Peringatan itu menggantung di udara dini hari, sebuah pengingat bagi siapa pun yang hendak menempuh perjalanan jauh: utamakan selamat, jangan sungkan beristirahat.
Artikel Terkait
Menteri LH Siapkan Mitigasi Antisipasi Kebakaran Hutan Akibat El Nino Panjang
Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Peran TNI dalam Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Nasional
Taylor Swift Kritik Fans yang Terlalu Jauh Menebak Makna di Balik Lagu-lagunya
Pemerintah Tetapkan Aturan Ketat Pendirian Daycare, Wajib Miliki Legalitas dan Pelatihan Perlindungan Anak