Belanda Vs Jepang Buka Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026

- Minggu, 14 Juni 2026 | 12:15 WIB
Belanda Vs Jepang Buka Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026

Laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar dari benua berbeda, yakni Jepang dan Belanda, pada Senin, 15 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi pembuka rangkaian duel sengit di grup tersebut, yang kemudian akan dilanjutkan dengan laga antara Tunisia melawan Swedia. Seluruh partai babak penyisihan grup ini dijadwalkan berlangsung di dua negara tuan rumah, Amerika Serikat dan Meksiko.

Menariknya, belum ada satu pun negara di Grup F yang pernah merasakan gelar juara Piala Dunia. Belanda, misalnya, tercatat sebagai tim yang paling dekat dengan trofi setelah tiga kali tampil sebagai runner-up, yakni pada edisi 1974, 1978, dan 2010. Sementara itu, Swedia yang absen pada Piala Dunia 2022 hanya pernah sekali melaju ke partai puncak, yaitu pada tahun 1958. Keikutsertaan mereka di edisi 2026 menjadi momentum kembalinya tim berjuluk Blågult ke panggung utama sepak bola dunia.

Di sisi lain, Jepang akan tampil untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut dalam ajang empat tahunan ini. Meski konsisten lolos, langkah terbaik Samurai Biru hanya sampai pada babak 16 besar. Adapun Tunisia menjadi satu-satunya wakil di grup ini yang belum pernah sekalipun melaju dari fase grup. Elang Kartago telah berpartisipasi dalam tujuh edisi Piala Dunia sebelumnya tanpa pernah menembus babak gugur.

Laga pembuka antara Belanda dan Jepang akan digelar di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat, dengan waktu kick-off pukul 03.00 WIB. Sedangkan duel Swedia kontra Tunisia akan berlangsung di Stadion Monterrey, Monterrey, Meksiko, pada pukul 09.00 WIB. Seluruh pertandingan Grup F dapat disaksikan melalui siaran langsung di TVRI Nasional dan TVRI Sport, serta layanan live streaming di MAXStream TV dan FolaPlay.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar