Korlantas Polri Kerahkan Dua Satgas Khusus Amankan Rest Area Arus Mudik 2026

- Minggu, 15 Maret 2026 | 03:35 WIB
Korlantas Polri Kerahkan Dua Satgas Khusus Amankan Rest Area Arus Mudik 2026

Di Command Center PJR Korlantas Polri, Cikarang, suasana pagi buta Sabtu (15/3) itu tampak sibuk. Dari sinilah, pengawasan arus mudik Lebaran 2026 dipantau. Salah satu fokus perhatian utama mereka adalah rest area. Korlantas Polri sudah menginstruksikan jajarannya untuk benar-benar mengoptimalkan pengamanan di titik-titik istirahat itu, guna menekan potensi tindak kriminal selama puncak arus mudik.

Brigjen Faizal, Direktur Penegakan Hukum Korlantas, menjelaskan langkah konkret yang diambil. Menurutnya, dalam Operasi Ketupat kali ini, ada enam satuan tugas yang diterjunkan. Dua di antaranya mendapat peran khusus untuk mengamankan rest area.

"Kami sudah menyampaikan ke satgas tindak dan satgas Gakkum. Tugas mereka melakukan berbagai upaya pencegahan di lokasi-lokasi tersebut," ujar Faizal, dini hari tadi.

Upaya itu tak hanya mengandalkan personel operasi. Mereka juga akan melibatkan petugas keamanan setempat yang sudah ada. Tujuannya jelas: menciptakan lapangan pengamanan berlapis bagi kendaraan dan para pemudik yang beristirahat.

"Kami akan memberdayakan pengamanan yang sudah ada di sana. Satpam rest area, atau mitra kerja sama lainnya, akan kami libatkan," sebut Faizal.

Selain soal keamanan, antrean panjang di SPBU juga jadi perhatian. Faizal mengaku pihaknya sudah menyiapkan antisipasi agar antrean bahan bakar minyak itu tidak meluber dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas utama.

"Kami sudah siapkan skenarionya. Kalau pun nanti ada antrean, diusahakan tidak sampai memacetkan jalur lain. Lagi pula, antrean ini biasanya hanya terjadi sesaat," tuturnya.

Operasi Ketupat 2026 sendiri digelar selama dua pekan, dari 13 hingga 25 Maret. Tahun ini, prediksinya cukup luar biasa: sekitar 143,9 juta perjalanan mudik akan membanjiri berbagai jalur.

Gambaran besarnya sudah terlihat di hari kedua operasi. Data mencatat, hampir 460 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta menuju berbagai daerah. Tapi, itu baru permulaan. Diperkirakan masih ada 3,2 juta lebih kendaraan atau sekitar 77 persen yang belum bergerak dari Ibu Kota.

Lalu lintas ke arah Timur Pulau Jawa, didominasi kendaraan pribadi, diprediksi akan memuncak pada pertengahan pekan ini. Puncak arus diperkirakan terjadi mulai Rabu (18/3) hingga Jumat (20/3) mendatang. Jadi, perjalanan masih panjang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar