Dalam siaran televisi langsung, Takaichi berusaha meluruskan maksudnya.
Ucapnya, merujuk pada pernyataan kontroversialnya di parlemen beberapa bulan sebelumnya.
Ia lalu menjelaskan skenario yang mungkin terjadi.
Jelas sekali, Takaichi sedang berjalan di atas tali yang amat tipis. Di satu sisi, ia harus menjaga aliansi vital dengan Washington. Di sisi lain, ia tak bisa mengabaikan raksasa di seberang laut yang terus mengawasi setiap gerak-geriknya.
Artikel Terkait
Hilang di Lereng Lawu, Pencarian Yasid Masih Mentok di Hari Kesembilan
Kapolres Depok Bantu Tukang Es Gabus dengan Motor dan Jaminan Keamanan
Havas Buka Suara: Palestina Punya Peran Kunci di Board of Peace
Keluarga Diserang Usai Nyaris Tabrak Pemotor di Luwu, Istri dan Tiga Balita Terluka Bakar