Hujan deras yang mengguyur Jakarta beberapa hari ini jelas meninggalkan jejak. Salah satunya di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Jalanan di sana kini dipenuhi lubang bukan cuma satu dua, tapi banyak dan kondisi itu jelas bikin was-was para pengendara.
Pada Selasa pagi (27/1), sekitar pukul 07.50 WIB, suasana di lokasi cukup mengkhawatirkan. Lubang-lubang yang menganga itu punya ukuran beragam, ada yang lebar, ada yang dalam. Mau tidak mau, kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan. Kalau nggak, bisa-bisa terperosok. Beberapa pengemudi bahkan memilih bermanuver ekstra hati-hati untuk mengelak dari rintangan di aspal itu.
Untuk sementara, lubang-lubang tersebut sudah diberi tanda. Petugas menggunakan cat semprot putih, membuat tanda silang "X" di depan lubang dan menggarisi pinggirannya. Setidaknya, dengan tanda itu, pengendara bisa lebih waspada.
Mayoritas lubang berkumpul di lajur kiri jalan. Kalau diperhatikan, beberapa titik sebenarnya sudah pernah ditambal. Tampak dari warna aspalnya yang lebih gelap. Sayangnya, tambalan itu sudah mulai amblas lagi, tidak bertahan lama.
Meski begitu, arus lalu lintas pagi itu masih terbilang lancar. Kendaraan tetap bergerak, meski dengan kecepatan yang lebih pelan dan penuh kewaspadaan.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tampaknya punya pertimbangan khusus soal perbaikan jalan saat ini. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa memperbaiki jalan sekarang dirasa belum efektif. Alasannya sederhana: hujan masih terus mengguyur dengan intensitas tinggi.
“Memang jalan berlubang kalau kita perbaiki atau kita sempurnakan hari ini, besar kemungkinan akan berlubang kembali,”
Artikel Terkait
Board of Piece Trump: Ambisi Monopoli Rekonstruksi Gaza yang Rapuh
Wali Kota Metro Siapkan Lahan 7 Hektare untuk Sekolah Rakyat Presiden
Polri Tetap di Bawah Presiden, DPR Soroti Reformasi Kultural
Kemendikdasmen Perkuat Upacara Bendera dengan Ikrar Pelajar dan Lagu Kebersamaan