Pandangan serupa datang dari Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, kajian terhadap e-voting patut dilakukan. Dia bahkan melihat potensi penghematan biaya yang cukup signifikan jika sistem itu diterapkan.
Namun begitu, Dasco tidak menampik adanya risiko. Meski banyak negara sudah memakai e-voting, masalah seperti rekayasa hasil pemilu kadang masih muncul. Dia menyebut, di beberapa tempat, ada kreativitas yang justru mengkhawatirkan.
Jadi, meski dukungan publik terlihat kuat, jalan menuju e-voting tampaknya masih panjang. Kajian dan kewaspadaan tetap menjadi kata kuncinya.
Artikel Terkait
Real Madrid Hajar Elche 4-1, Kokoh di Puncak Klasemen La Liga
Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Sukabumi Dini Hari
Tabrakan Truk di Bondowoso Tewaskan Suami Istri, Anak Balita Selamat
Alwi Farhan Lolos ke Final Swiss Open 2026 Usai Kalahkan Li Shi Feng