Pandangan serupa datang dari Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, kajian terhadap e-voting patut dilakukan. Dia bahkan melihat potensi penghematan biaya yang cukup signifikan jika sistem itu diterapkan.
Namun begitu, Dasco tidak menampik adanya risiko. Meski banyak negara sudah memakai e-voting, masalah seperti rekayasa hasil pemilu kadang masih muncul. Dia menyebut, di beberapa tempat, ada kreativitas yang justru mengkhawatirkan.
Jadi, meski dukungan publik terlihat kuat, jalan menuju e-voting tampaknya masih panjang. Kajian dan kewaspadaan tetap menjadi kata kuncinya.
Artikel Terkait
Ratusan Pemudik Menginap di Pelabuhan Samarinda Demi Tak Ketinggalan Kapal
Real Madrid Hajar Elche 4-1, Kokoh di Puncak Klasemen La Liga
Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Sukabumi Dini Hari
Tabrakan Truk di Bondowoso Tewaskan Suami Istri, Anak Balita Selamat