Real Madrid kembali menunjukkan taringnya. Di pekan ke-28 La Liga, Minggu dini hari WIB (15/3/2026), mereka menuntaskan pekerjaan dengan membantai Elche CF 4-1 di Santiago Bernabéu. Dominasi Los Blancos terasa sejak wasit meniup peluit pertama.
Bermain di kandang sendiri, Madrid langsung mengambil kendali. Serangan demi serangan dilancarkan, meski gol baru tercipta mendekati jeda. Menit ke-39, Antonio Rüdiger muncul sebagai eksekutor. Bek tengah asal Jerman itu menyundul bola mati dengan sempurna, membobol gawang Elche untuk membuka keunggulan.
Tak butuh waktu lama. Hanya selang lima menit, Federico Valverde menggandakan keunggulan tuan rumah. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti tak bisa dihalang kiper lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, menggambarkan betapa sulitnya Elche bernapas.
Huijsen dan Guler Lengkapi Kemenangan Madrid
Memasuki babak kedua, ritme tak banyak berubah. Madrid tetap menekan. Gol ketiga akhirnya datang pada menit ke-66, dan kali ini dari sosok yang mungkin tak terlalu disangka. Dean Huijsen, bek muda yang jarang mendapat menit bermain, berhasil mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Yanez. Suasana di Bernabéu pun semakin meriah.
Namun begitu, Elche sempat memberikan sedikit kejutan. Di menit ke-85, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan. Ironisnya, gol itu justru datang dari bunuh diri seorang pemain Madrid sendiri. Momen itu sempat membuat harapan tamu sedikit menyala.
Tapi harapan itu pupus seketika. Hanya empat menit berselang, tepatnya di menit ke-89, Arda Guler memastikan semuanya berakhir. Gelandang muda asal Turki itu menutup pertandingan dengan gol keempat Madrid, mengunci kemenangan telak 4-1. Sorak-sorai penonton memenuhi stadion.
Statistik Pertandingan
Secara statistik, pertandingan ini sebenarnya berlangsung cukup seimbang. Bahkan, penguasaan bola Elche sedikit lebih unggul, 53% berbanding 47% milik Madrid. Tapi, seperti kata pepatah lama, statistik kadang menipu.
- Peluang Goals: 1.25 vs 0.82
- Penguasaan bola: 47% vs 53%
- Total tembakan: 14 vs 10
Angka-angka itu membuktikan satu hal: efektivitas. Madrid jauh lebih tajam dan efisien dalam menyelesaikan peluang. Itulah yang akhirnya berbicara di papan skor.
Dampak Kemenangan
Kemenangan ini jelas sangat berarti. Tiga poin penuh memperkuat posisi Madrid di puncak klasemen, menjaga momentum mereka dalam perburuan gelar musim 2025/2026 ini. Semuanya masih terbuka lebar.
Di sisi lain, Elche harus segera introspeksi. Kekalahan ini membuat mereka semakin terpuruk di zona bawah. Mereka butuh bangkit cepat jika tak ingin terjerembap lebih dalam dalam persoulan degradasi. Jalan masih panjang, tapi waktu tak banyak.
Artikel Terkait
Kebakaran di Wajo Hanguskan Tiga Rumah dan Dua Motor, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Truk Dishub Takalar Kehilangan Mesin saat Terparkir di Terminal Induk, Pencurian Diduga Berlangsung Bertahap
Pemuda Pembegal Remaja di Makassar Babak Belur Dihajar Massa, Satu Pelaku Buron
KNKT Gelar Simulasi Sistem Persinyalan Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur