PM Pakistan Umumkan AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Penandatanganan Digelar di Swiss

- Senin, 15 Juni 2026 | 05:35 WIB
PM Pakistan Umumkan AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Penandatanganan Digelar di Swiss

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di antara kedua negara. Pernyataan mengejutkan itu disampaikan pada Senin, 15 Juni 2026, dan langsung mengundang perhatian publik internasional. Menurut Sharif, kedua negara sepakat untuk menghentikan seluruh operasi militer secara seketika dan permanen di semua lini pertempuran, termasuk di wilayah Lebanon.

“Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon,” ujar Sharif dalam pernyataan yang dikutip oleh sejumlah media internasional. Ia menambahkan bahwa kesepakatan tersebut akan ditandatangani dalam sebuah upacara resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, di Swiss. Negara netral itu dipilih sebagai lokasi penandatanganan dokumen perdamaian yang dinanti-nantikan banyak pihak.

Sharif juga menjelaskan bahwa sebelum upacara resmi digelar, para mediator akan memfasilitasi serangkaian pertemuan dalam pekan yang sama. Diskusi pra-implementasi itu bertujuan untuk meletakkan dasar bagi pembicaraan teknis serta persiapan akhir menjelang penandatanganan. “Dengan adanya kesepakatan ini, para mediator akan memfasilitasi serangkaian pertemuan minggu ini. Diskusi pra-implementasi ini akan meletakkan dasar untuk pembicaraan teknis dan upacara penandatanganan resmi,” sambungnya.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut mengonfirmasi kabar tersebut melalui akun media sosial pribadinya, Truth Social. Trump menuliskan bahwa kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah rampung. “Kesepakatan dengan Republik Islam Iran sekarang telah selesai. Selamat kepada semua pihak!” tulis Trump sesaat setelah pengumuman resmi dari Perdana Menteri Pakistan.

Dalam pernyataan terpisah, Trump menegaskan bahwa kesepakatan damai ini akan berdampak langsung pada pencabutan blokade militer Amerika Serikat di Selat Hormuz. Ia menyatakan secara resmi membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut tanpa biaya tol. “Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade angkatan laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” ucapnya penuh semangat.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar