Malam minggu di penghujung Ramadan tahun 2026 di Kota Bogor terasa lain. Biasanya mungkin sepi, tapi Sabtu malam itu (14/3/2026), alun-alun justru riuh. Ratusan pemuda memadati kawasan Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, untuk sebuah acara bertajuk Run Race Ramadhan. Mereka tak cuma balapan lari, tapi juga menyalurkan energi yang selama ini kerap tersalur ke hal-hal negatif. Acara ini memang punya misi ganda: ajang olahraga sekaligus upaya menekan angka kriminalitas di bulan suci.
Atmosfer kompetisinya terasa positif. Warga berjubel di sepanjang rute, menyemangati para peserta. Kehadiran jajaran Forkopimda, mulai dari Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Gan Gan Rusgandara, hingga Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, semakin menegaskan bahwa ini bukan sekadar lomba biasa. Kerja sama dengan KORMI dan KNPI Kota Bogor sukses mengubah lapangan alun-alun jadi arena kebersamaan yang penuh semangat.
Kapolresta, Kombes Rio, tampak puas. Ia mengapresiasi antusiasme yang luar biasa dan kerapihan acara.
"Alhamdulillah, Run Race Ramadhan Kota Bogor sukses digelar dengan antusiasme yang luar biasa. Ini merupakan bentuk nyata sinergitas kita semua untuk memberikan ruang bagi anak muda mengisi waktu di pekan terakhir Ramadan dengan kegiatan yang produktif dan sehat," ujar Kombes Rio.
Menurutnya, acara seperti ini punya dampak yang lebih dalam. Bukan cuma soal kesehatan, tapi juga keamanan.
"Melalui event ini, kita pererat kebersamaan untuk menjaga kondusivitas wilayah. Kita ingin menunjukkan bahwa dengan semangat olahraga dan kekeluargaan, kita bisa menjaga Kota Bogor tetap aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci hingga menjelang Lebaran nanti," jelasnya.
Gagasan ini rupanya bukan yang pertama. Ini adalah 'esep sukses' yang dibawa Rio dari masa jabatannya sebagai Kapolres Bogor sebelumnya, di mana lomba serupa sukses digelar di Stadion Pakansari. Kini, ia membawanya ke pusat kota.
Artikel Terkait
Gus Ipul Ungkap Gagasan Sekolah Rakyat Tanpa Tes Akademik Berasal dari Presiden Prabowo
Filsuf Jürgen Habermas Tutup Usia di Starnberg pada Usia 96 Tahun
Gubernur Sumbar Dorong Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik untuk Atasi Titik Rawan Kecelakaan
Menteri Perhubungan Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026