Hujan deras yang mengguyur kawasan Watukumpul, Pemalang, ternyata berakhir tragis. Longsor dari sebuah bukit menerjang area persawahan pada Minggu lalu, dan menimbun dua orang warga sepasang ayah dan anak yang saat itu masih bekerja.
Hingga Senin (26/1), upaya pencarian membuahkan hasil yang pilu. Tim gabungan berhasil menemukan jasad sang anak. Namun begitu, nasib sang ayah masih menjadi misteri. Pencarian untuk menemukannya terus digenjot, meski penuh rintangan.
Kepala BPBD Pemalang, Agus Ikmaludin, mengonfirmasi kabar ini.
“Yang baru ditemukan jasad anaknya. Yang bapaknya masih dalam pencarian,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, kejadian berlangsung cepat. Kedua korban sedang berada di sawah ketika material dari bukit di atasnya tiba-tiba meluncur dan menenggelamkan mereka.
“Jadi longsornya di bukit area persawahan. Mereka sedang berada di sawah, lalu tertimbun longsor,” jelasnya.
Medan yang terjal dan cuaca yang tak bersahabat jadi penghalang besar. Menurut Agus, kondisi di lokasi masih ekstrem. Hujan terus turun diselingi kabut tebal, membatasi visibilitas dan memperlambat proses evakuasi.
“Cuacanya masih ekstrem, hujan disertai kabut, sehingga menjadi kendala dalam proses pencarian,” kata Agus.
Suasana di Desa Bongas pun masih mencekam. Harapan untuk menemukan korban yang masih hilang bertarung dengan kerasnya alam.
Artikel Terkait
Riset 150 Tahun Ungkap Generasi Z dan Milenial Lebih Bodoh dari Pendahulunya, Ilmuwan Sebut Malapetaka Kognitif
Gubernur Kaltim Rudy Masud Minta Maaf soal Renovasi Rumah Dinas Rp25 Miliar, Janji Biayai Sendiri Item Non-Kedinasan
Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Rp2,809 Juta Per Gram
Mahfud MD: Hukum Jamin Hak Pro dan Kontra soal Prabowo, Tapi Pemakzulan Punya Syarat Berat