Rekaman Ponsel Bongkar Versi Resmi, Penembakan ICE di Minneapolis Picu Gelombang Kemarahan Nasional

- Minggu, 25 Januari 2026 | 18:24 WIB
Rekaman Ponsel Bongkar Versi Resmi, Penembakan ICE di Minneapolis Picu Gelombang Kemarahan Nasional

Orang tua Pretti hancur. Mereka menggambarkan putranya sebagai sosok berhati lembut dan menuding pemerintah sengaja menyebarkan kebohongan untuk mencoreng nama baik anak mereka.

Di tengah hiruk-pikuk, Gubernur Minnesota Tim Walz angkat bicara. Ia menyebut penembakan itu “mengerikan” dan bersikeras penyelidikan harus diambil alih negara bagian.

“Pemerintah federal tidak bisa dipercaya untuk memimpin penyelidikan ini. Negara bagian yang akan menanganinya, titik,” tegas Walz.

Desakan serupa ternyata juga datang dari kubu Partai Republik. Senator Bill Cassidy menyatakan peristiwa ini sangat mengganggu dan berpotensi merusak kredibilitas ICE dan DHS.

Sementara itu, lewat akun Truth Social-nya, Trump justru sibuk menyerang Gubernur Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey. Ia menuduh keduanya “menghasut pemberontakan.” Frey sendiri punya tuntutan lain: ia mendesak Gedung Putih menghentikan operasi imigrasi federal.

“Ini saatnya bertindak sebagai pemimpin. Mari akhiri operasi ini dan capai perdamaian,” ucap Frey.

Gelombang kemarahan tak cuma di Minneapolis. Protes menjalar ke New York, Washington, hingga Los Angeles. Di lokasi kejadian, ratusan orang masih bertahan berkumpul meski suhu udara menusuk hingga -6°C. Teriakan “ICE keluar sekarang!” terus menggema.

Mereka memblokir jalan dengan tong sampah. Saat malam tiba, suasana berubah lebih tenang. Warga mulai berkumpul membangun memorial untuk mengenang para korban. Aksi ini adalah kelanjutan dari protes sehari sebelumnya, yang menyedot hampir 10 ribu orang ke pusat kota Minneapolis. Ketegangan nasional soal kebijakan imigrasi dan penggunaan kekuatan aparat, jelas, sedang mencapai titik didihnya.


Halaman:

Komentar