Situbondo Terendam, Bantuan Kemensos Dikirim Cepat ke Lokasi Banjir

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:24 WIB
Situbondo Terendam, Bantuan Kemensos Dikirim Cepat ke Lokasi Banjir

Di lapangan, petugas Kemensos, Dinas Sosial setempat, dan para Tagana sudah bekerja keras sejak awal. Mereka melakukan asesmen, mengevakuasi warga ke tempat aman, dan mendirikan dapur umum. Upaya ini tak berjalan sendirian; koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, dan relawan terus digencarkan untuk penanganan yang lebih terpadu.

Data sementara yang berhasil dihimpun sungguh memilukan. Sekitar 9.045 jiwa terdampak. Selain korban jiwa, lebih dari tiga ribu rumah terendam, dengan puluhan lainnya mengalami kerusakan berat dan sedang. Sayangnya, jumlah pengungsi dan titik pengungsian pasti masih terus dihitung oleh petugas di lokasi.

Semua ini berawal dari hujan lebat yang mengguyur tanpa ampun. Sungai tak mampu lagi menahan, tanggul pun jebol. Akibatnya, Besuki, Banyuglugur, Mlandingan, Bungutan, dan Kendit berubah menjadi lautan air. Bukan cuma jalan nasional yang terputus, sebuah jembatan di Desa Jetis Tanjung dilaporkan ambruk dan hanyut. Longsor di Desa Kalisari menambah panjang daftar kesulitan warga.

Namun begitu, ada kabar baik di tengah kesedihan ini. Per Sabtu (24/1), air di kelima kecamatan tersebut dilaporkan mulai surut. Pembersihan segera dimulai. Warga, bersama TNI, Polri, dan para relawan, bahu-membahu mengusir lumpur dan sisa-sisa banjir dari rumah mereka.

Meski banjir reda, dapur umum yang dikelola Tagana masih tetap beroperasi. Mereka bertahan, memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sambil menunggu kehidupan di Situbondo benar-benar pulih seperti sedia kala.


Halaman:

Komentar