Sementara Syaiful Bahri (45) lebih beruntung. Ia hanya menderita nyeri di bagian pinggang dan punggung kanan. Keduanya, Ardiyansah dan Syaiful, menjalani perawatan jalan dan tidak perlu dirawat inap.
Namun nasib lain dialami Farhan (26). Korban ini mengalami luka yang jauh lebih serius. Tulang paha kirinya patah, membuat kakinya sama sekali tak bisa digerakkan.
“Pasien atas nama Farhan diarahkan untuk dilakukan tindakan operasi,”
tambah Reynold menerangkan situasi yang lebih kritis. Operasi menjadi jalan satu-satunya untuk menangani patah tulang yang diderita Farhan.
Peristiwa ini kembali menyoroti betapa rawan dan perlunya pengecekan rutin terhadap pohon-pohon besar di ibu kota, terutama ketika musim hujan dan angin kencang mulai melanda. Warga pun diharap lebih waspada ketika melintas di area yang dipenuhi pepohonan tua saat cuaca sedang tak bersahabat.
Artikel Terkait
Gedung Pemerintah Aceh Tamiang Bangkit, Berkat Tenaga Praja IPDN
Bima Arya Gelar Rapat Kunci, Siapkan Panggung APCAT Summit 2026 di Jakarta
Hakim Bebaskan Admin Mahasiswa karena Dakwaan Aplikasi Canva atau Lainnya Dinilai Tak Jelas
Pawang Hujan Klaim Diundang, Keraton Yogyakarta Tegaskan Ritual Labuhan Murni Urusan Abdi Dalem