🔴 Presiden Turki Tayyip Erdogan Berbicara tentang Suriah
Dalam sebuah pernyataan yang cukup menggugah, Presiden Erdogan menyoroti potensi besar yang dimiliki negara tetangganya itu. "Saudara-saudariku," ujarnya, memulai pidatonya.
"Suriah punya lahan pertanian yang subur. Airnya melimpah. Juga minyak."
Namun begitu, menurut Erdogan, aset terbesar negeri itu justru terletak pada manusianya. Ia menggambarkan rakyat Suriah sebagai orang-orang pekerja keras, gigih, dan punya integritas. Mereka, katanya, adalah pribadi-pribadi yang mencintai tanah airnya dengan sepenuh hati.
Sayangnya, di masa lalu, semua kekayaan alam itu tak pernah benar-benar dinikmati oleh kebanyakan warga. Erdogan dengan tegas menyebut bahwa selama rezim lama berkuasa, sumber daya Suriah hanya beredar di kalangan segelintir elit. Rakyat biasa? Hanya bisa menonton dari jauh.
"Sekarang, situasinya berbeda," tegasnya. Kekayaan Suriah, untuk pertama kalinya, akan dikembalikan kepada pemiliknya yang sah: rakyat Suriah sendiri.
Artikel Terkait
Hujan Lebat dan Angin Kencang Guyur Jabodetabek, BMKG Tetapkan Status Siaga
Turki Ubah Ancaman di Perbatasan Jadi Kemenangan Geopolitik di Suriah
Murur dan Tanazul: Pemerintah Siapkan Skema Baru Atur Arus Jemaah Haji 2026
Menguak Brainroot: Akar Pikiran yang Diam-diam Mengendalikan Produktivitas Anda