Polisi Selidiki Pembegalan Sadis di Jalan Gelap Rancabungur

- Senin, 09 Maret 2026 | 07:05 WIB
Polisi Selidiki Pembegalan Sadis di Jalan Gelap Rancabungur

Malam itu hujan deras mengguyur Jalan Raya Rancabungur. Kondisinya gelap, lampu penerangan jalan nyaris tak berfungsi. Dalam situasi seperti itulah Abdillah Nabil Dirgantara menjadi korban kejahatan. Dia dibegal sekelompok orang tak dikenal saat dalam perjalanan pulang.

Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa ini terjadi dini hari Minggu (8/3), usai korban menghadiri acara buka bersama.

"Benar, kejadiannya kemarin malam. Kejadiannya pas hujan besar dan situasi TKP gelap, tidak ada lampu penerangan di jalan tersebut. Kita sudah cek TKP malam itu juga," kata Yudhi, Senin (9/3/2026).

Kronologinya cukup sadis. Yudhi menjelaskan, Nabil yang sedang sendirian tiba-tiba dikejar oleh dua orang yang menaiki motor Yamaha Nmax hitam dari belakang.

"Salah satu pelaku tersebut menendang korban sehingga (korban) terjatuh dari motornya," ujarnya.

Belum sempat bangun, ancaman sudah menyambut. Pelaku lain langsung menghunus senjata tajam.

"Satu pelaku mengancam dengan menggunakan golok atau pedang dan sambil berkata, 'Saya tembak kamu'. Setelah itu, satu pelaku mengambil motor korban dan kabur," lanjut Yudhi.

Kini, kasus ini ditangani oleh Satreskrim Polres Bogor. Proses penyelidikan masih terus digenjot. Namun begitu, upaya pencegahan juga tak boleh kendor. Polisi mengaku telah dan akan terus meningkatkan patroli, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap rawan.

"Sebelum kejadian, kita selalu melaksanakan patroli di wilayah tersebut, termasuk patroli Ramadan setiap malam dan menjelang pagi," tegasnya.

Yudhi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Kondisi jalan yang gelap dan sepi jelas menjadi faktor risiko. Dia menyebut pihaknya sudah mengusulkan perbaikan lampu jalan kepada instansi terkait.

"Kepada masyarakat untuk selaku berhati-hati, dikarenakan jalan tersebut minim penerangan. Kita juga sudah meminta kepada pihak terkait agar segera diusulkan lampu penerangan jalan," imbuhnya.

Sayangnya, nasihat itu datang setelah seorang warga harus kehilangan kendaraannya dan tentu saja, rasa amannya di sebuah malam yang kelam.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar