🔴 Presiden Turki Tayyip Erdogan Berbicara tentang Suriah
Dalam sebuah pernyataan yang cukup menggugah, Presiden Erdogan menyoroti potensi besar yang dimiliki negara tetangganya itu. "Saudara-saudariku," ujarnya, memulai pidatonya.
"Suriah punya lahan pertanian yang subur. Airnya melimpah. Juga minyak."
Namun begitu, menurut Erdogan, aset terbesar negeri itu justru terletak pada manusianya. Ia menggambarkan rakyat Suriah sebagai orang-orang pekerja keras, gigih, dan punya integritas. Mereka, katanya, adalah pribadi-pribadi yang mencintai tanah airnya dengan sepenuh hati.
Sayangnya, di masa lalu, semua kekayaan alam itu tak pernah benar-benar dinikmati oleh kebanyakan warga. Erdogan dengan tegas menyebut bahwa selama rezim lama berkuasa, sumber daya Suriah hanya beredar di kalangan segelintir elit. Rakyat biasa? Hanya bisa menonton dari jauh.
"Sekarang, situasinya berbeda," tegasnya. Kekayaan Suriah, untuk pertama kalinya, akan dikembalikan kepada pemiliknya yang sah: rakyat Suriah sendiri.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan Pegadaian Naik Signifikan, Tembus Rp3 Jutaan per Gram
Mantan Pj Gubernur Sulsel Ditahan, Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rugikan Negara Rp50 Miliar
Truk Nyangkut di Perlintasan Kaligawe, 10 Perjalanan KA di Semarang Terganggu
BBPJN Targetkan Tutup Lubang Jalan Nasional Sulsel Sebelum 10 Maret Jelang Mudik