MAKASSAR – Perlahan tapi pasti, PSM Makassar mulai menunjukkan taringnya. Kali ini, mereka berhasil meraih hasil positif dalam laga tandang melawan Malut United di pekan ke-24 Super League 2025/2026.
Yang menarik, kemenangan ini bukan sekadar soal angka di papan skor. Lebih dari itu, ada perjuangan dan semangat bangkit yang luar biasa, terutama setelah mereka sempat tertinggal jauh oleh lawan. Sebuah pertunjukan karakter yang sempat hilang.
Asisten Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Ia melihat api perjuangan yang sempat redup itu akhirnya kembali menyala di antara para pemainnya.
"Saya tidak bisa berkata-kata lagi kepada pemain. Terima kasih atas kerja kerasnya, inilah spirit Makassar yang kembali, ada spirit siri' na pacce," ucap Amiruddin usai pertandingan.
Mantan bomber andalan itu menegaskan, hasil ini adalah persembahan untuk para suporter setia. Di tengah gelombang pesimisme yang melanda, timnya berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan perjuangan belum padam.
"Saya persembahkan hasil ini untuk para suporter. Di balik nada pesimisnya mereka, saya yakin masih terselip doa-doa sebagai bentuk kecintaan terhadap klub kita bersama, PSM Makassar," lanjutnya penuh keyakinan.
Di sisi lain, kapten tim Yuran Fernandes mengakui bahwa poin ini didapat dengan susah payah. Mereka harus mengejar ketertinggalan di markas lawan, sebuah situasi yang tidak mudah bagi tim mana pun.
"Ini adalah laga yang sulit, Malut menang tiga gol dan kami harus berjuang hingga akhir (hasil imbang). Ini menunjukkan semangat kita, karakter kita, hingga akhirnya kita tidak menyerah," terang Yuran.
Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada seluruh pendukung yang hadir. Bahkan, gemuruh suporter Malut pun ia anggap sebagai penyemangat tambahan.
"Saya ingin ucapkan terima kasih kepada para suporter yang datang, bukan hanya PSM, tetapi juga para suporter Malut. Main di sini adalah kesenangan, setiap kali kita datang ke sini, kita merasa seperti di rumah," tutupnya.
Laga ini mungkin baru sebuah titik awal. Tapi setidaknya, spirit siri' na pacce itu sudah kembali terasa. Dan itu berarti segalanya.
Artikel Terkait
Atletico Madrid Sindir Balik Real Madrid Usai Tawaran 150 Juta Euro untuk Julian Alvarez Ditolak
Lamine Yamal hingga Endrick: Deretan Wonderkid yang Siap Bersinar di Piala Dunia 2026
Pelatih Vietnam Memata-matai Timnas Indonesia, Herdman Sindir: Skuad AFF Nanti Berbeda
Real Madrid Ajukan Tawaran Rp2,3 Triliun untuk Julian Alvarez, Ditolak Atletico