Di sisi lain, Agus Jabo juga menyoroti pentingnya kecepatan. Percepatan pemenuhan administrasi sejak dini akan sangat menentukan. Dengan dokumen yang lengkap dan lahan yang sudah siap, usulan dari Padang Lawas Utara bisa segera diproses. Targetnya, agar pembangunan fisik bisa masuk dalam tahapan tahun berjalan, tidak molor.
“Percepatan dan ketelitian administrasi sangat penting,” ujarnya.
Program seperti ini, lanjutnya, baru bisa berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bila dasar hukumnya kuat. Khususnya untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan lewat jalur pendidikan.
Untuk itu, langkah konkret yang diminta dari Pemda cukup jelas: segera lengkapi surat pernyataan dari kepala daerah. Surat itu berisi komitmen penyerahan atau pinjam pakai lahan permanen kepada Kemensos. Proses administrasi ini menjadi gerbang utama sebelum pembangunan fisik dimulai.
Pertemuan yang berlangsung pada 20 Januari 2026 itu pun ditutup dengan harapan. Harapan bahwa Padang Lawas Utara dapat segera memenuhi prasyarat itu, agar cita-cita menghadirkan Sekolah Rakyat segera terwujud di tanah mereka.
Artikel Terkait
Polda Maluku Musnahkan Ribuan Liter Sopi Hasil Operasi Gabungan
Jusuf Kalla Desak Indonesia Berpihak pada Negara Islam dalam Konflik Global
Harga Emas Batangan di Pegadaian Naik Rp33.000 per Gram
Masjid Istiqlal Houston Jadi Pusat Ukhuwah bagi Muslim Multikultural di Ramadan