Genset dan Baju Kotor Dicuri Saat Relawan Salat Subuh, Kembali Siang Harinya

- Selasa, 20 Januari 2026 | 17:24 WIB
Genset dan Baju Kotor Dicuri Saat Relawan Salat Subuh, Kembali Siang Harinya

Senin pagi (19/1) di Medan, sebuah mobil rombongan relawan dari Banten jadi sasaran maling. Mereka sedang dalam perjalanan mengantarkan bantuan ke Aceh dan memutuskan beristirahat sejenak di Jalan Karya Bakti I, kawasan Polonia. Nahas, saat mereka sedang melaksanakan salat Subuh, aksi pencurian terjadi.

Kepala Lingkungan setempat, Hairul Aswad Tambunan, menjelaskan kronologinya. Rombongan tiba sekitar pukul 02.30 WIB dan baru setengah jam kemudian, aksi pencurian berlangsung.

"Jadi relawan itu bukan warga saya. Mereka hanya menumpang dari saudara ke saudara. Tamu itu tidak ada melapor ke kami," ucap Hairul, Selasa (20/1).

Menurutnya, ketiadaan pemberitahuan itu membuat situasi kurang terkontrol. Alhasil, saat para relawan lengah, pelaku mengambil kesempatan.

Barang yang raib? Sebuah genset dan beberapa pakaian.

"Kehilangan genset dan baju-baju kotor," ujar Hairul.

Momen Salat Subuh Dimanfaatkan Pelaku

Rupanya, maling itu memilih waktu yang sangat tepat. Menurut penuturan Hairul, sekitar pukul 05.00 WIB, para relawan bersiap salat Subuh. Saat hendak mengambil pakaian dari mobil, mereka baru sadar telah dibobol.

"Mereka lihat pakaiannya sudah berserak dan gensetnya juga hilang," imbuhnya. Suasana pagi buta yang sepi itu dimanfaatkan betul oleh oknum tak bertanggung jawab.

Kisah Berakhir dengan Pengembalian Barang

Namun begitu, ceritanya punya akhir yang cukup unik. Siang harinya, sekitar pukul 14.00 WIB, barang-barang curian itu dikembalikan. Entah karena rasa bersalah atau tekanan lingkungan, pelaku meletakkan barang tersebut di rumah seorang kenalan relawan di Medan.

Sayangnya, rombongan relawan Banten sudah lebih dulu pergi. Mereka telah meninggalkan lokasi sejak pukul 10.00 WIB.

"Alhamdulillah, pukul 14.00 WIB ada yang menemui saya. Itu warga kita, barangnya sudah ketemu," kata Hairul.

"Saya antar langsung ke rumah warga. Ternyata relawan itu sudah pulang. Tapi saya tidak dikabari. Saya serah terima dengan relawan bernama Vera bersama pihak keluarganya yang merupakan warga saya," sambungnya menjelaskan proses pengembalian.

Pihak kepolisian, dalam hal ini Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengaku telah mengetahui insiden ini. Hanya saja, karena barang sudah kembali dan korban tak melapor, proses hukum pun tak berjalan.

"Genset dikembalikan dan tasnya juga dikembalikan," kata Bambang, mengonfirmasi akhir dari peristiwa yang cukup mencengangkan tersebut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar