Mereka adalah bagian penting dari sejarah Islam. Anak-anak dari Khadijah ini lahir sebelum masa kenabian kecuali Abdullah. Putra-putri beliau adalah:
- Al-Qasim, putra sulung. Ia lahir sebelum kenabian dan wafat saat masih kecil, sekitar usia 2 tahun.
- Zainab, putri pertama. Ia menikah dengan Abu al-Ash bin al-Rabi.
- Ruqayyah, putri kedua. Ia dinikahi oleh Utsman bin Affan.
- Ummu Kultsum, putri ketiga. Setelah Ruqayyah wafat, Utsman menikahinya, sehingga ia dijuluki Dzun Nurain, pemilik dua cahaya.
- Fatimah Az-Zahra, putri bungsu dari Khadijah. Ia menikah dengan Ali bin Abi Thalib dan satu-satunya yang hidup hingga Rasulullah wafat. Fatimah sendiri meninggal tak lama setelahnya.
- Abdullah, yang juga dipanggil Ath-Thayyib atau Ath-Thahir. Ia lahir setelah kenabian dan wafat saat masih kecil.
Adapun anak ketujuh Nabi adalah Ibrahim, dari Mariyah Al-Qibthiyah. Ia lahir di Madinah dan wafat pada usia 18 bulan, tepatnya di tahun ke-10 Hijriyah.
Begitulah. Kisah keluarga Nabi ini bukan sekadar angka dan nama, tapi cerita tentang cinta, keturunan, dan warisan yang abadi.
Artikel Terkait
Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump Tolak Suksesi
AC Milan Kalahkan Inter 1-0 Berkat Gol Estupiñán Meski Didominasi
PSSI Umumkan Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
Genoa Bekuk AS Roma 2-1 dalam Laga Sengit di Serie A