Iran Tolak Campur Tangan AS Soal Suksesi Pemimpin Agung

- Senin, 09 Maret 2026 | 09:15 WIB
Iran Tolak Campur Tangan AS Soal Suksesi Pemimpin Agung

Penulis: Fityan

TEHERAN Suksesi kepemimpinan di Iran adalah urusan kami sendiri. Begitulah kira-kira inti pernyataan tegas pemerintah Iran, yang menolak mentah-mentah klaim Amerika Serikat ingin ikut campur menentukan siapa Pemimpin Agung berikutnya.

Semua ini berawal dari komentar Presiden AS Donald Trump. Dia bersikeras bahwa pengganti Ali Khamenei harus dapat persetujuan dari Gedung Putih. Nah, Iran jelas tidak terima. Bagi mereka, ini soal kedaulatan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tak sungkan menyuarakan penolakan itu. Dalam penampilannya di program Meet the Press NBC, Minggu lalu, dia dengan lugas menegaskan batas yang tak boleh dilewati.

Ketegangan ini, tentu saja, punya latar yang panas. Wafatnya Khamenei terjadi di tengah situasi konflik militer yang sudah berjalan sembilan hari, melibatkan AS dan Israel. Di tengah suasana berkabung dan perang, Trump justru mengeluarkan pernyataan yang memantik amarah.

Dia bilang ke ABC News, calon pengganti itu harus dapat lampu hijau dari Washington.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar