Derby Milan malam ini benar-benar panas. Tapi di tengah tensi yang tinggi, hanya satu gol yang tercipta. AC Milan keluar sebagai pemenang tipis 1-0 atas rival sekotanya, Inter Milan.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Inter tampak ingin menguasai jalannya laga, dan statistik pun membuktikan itu. Namun, sepak bola kadang tak adil. Dominasi bola sebesar 63% itu ternyata tak berarti apa-apa.
Momen Indah Estupiñán
Semuanya berubah di menit ke-35. Bek kiri Milan, Pervis Estupiñán, tiba-tiba muncul di kotak penalti. Ia menerima umpan matang dari Youssouf Fofana, mengontrol bola, lalu melepaskan tembakan yang meluncur deras ke gawang Inter. Kiper hanya bisa menatap.
Gol itu, satu-satunya dalam laga, menjadi penentu. Rossoneri pun membawa keunggulan 1-0 ke ruang ganti.
Inter Mendominasi, Tapi...
Babak kedua adalah cerita lain. Inter mendesak habis-habisan, mencoba mencari celah di pertahanan Milan yang rapat. Mereka menciptakan peluang, nilai xG mereka bahkan lebih tinggi (1,23 vs 0,77 Milan). Tapi, semuanya mentah. Tembakan-tembakan mereka selalu bisa diantisipasi atau melenceng dari sasaran.
Artikel Terkait
Idul Fitri 2026 Berpotensi Dua Tanggal, Libur Nasional Sudah Ditetapkan
Mahfud MD Bantah Pernyataan Palsu Soal Kasus Yaqut yang Disebar Media
Pasar Murah Makassar Buka Tiga Hari, Stabilkan Harga Jelang Lebaran
Pemerintah Pacu Reformasi Birokrasi dengan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN