Mereka pun buru-buru mengecek. Benar saja, di aliran sungai itu ditemukan seorang anak dalam kondisi tertelungkup. Dengan sigap, warga langsung mengevakuasi korban.
Malam yang Berantakan
Dari keterangan orang tuanya kepada polisi, malam itu sang ibu tidur bersama MIFR. Itu sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara sang ayah, seperti biasa, keluar rumah untuk menjalankan ronda.
Sekitar pukul 23.00, sang ayah pulang. Yang ditemui membuat dadanya sesak: pintu rumah terbuka lebar, dan ranjang tempat anaknya tidur sudah kosong.
"Orang tua korban langsung kalang kabut mencari," kata Salamun menggambarkan kepanikan saat itu. Pencarian itu berakhir dengan kabar paling buruk: anak mereka telah ditemukan di dalam sungai.
Sampai saat ini, Unit Reskrim Polsek Mlati masih mendalami kasus menyedihkan ini. "Kami akan lakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian," tegas Salamun.
Ia menambahkan, "Bila nanti ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku."
Artikel Terkait
Prasetyo Hadi: e-Voting Perlu Kajian Mendalam, Jangan Asal Tiru Negara Lain
Dasco Buka Peluang E-Voting di Pemilu, Tapi Ingatkan Bahaya Kreativitas Hasil
Kumparan Rayakan 9 Tahun dengan Live Seru dan Hadiah Rp 99 Juta
Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban Dikebut, Sorotan Kuat untuk Atur Child Grooming