Tragis di Papua: Prajurit TNI Tewas Diduga Dianiaya Senior Sendiri

- Senin, 05 Januari 2026 | 07:30 WIB
Tragis di Papua: Prajurit TNI Tewas Diduga Dianiaya Senior Sendiri

Sebuah kabar duka datang dari Papua. Prajurit TNI, Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, asal Asahan, Sumatera Utara, dilaporkan tewas saat bertugas. Yang membuat pilu, kematiannya diduga kuat bukan karena musuh, melainkan akibat penganiayaan oleh seniornya sendiri sesama anggota.

Insiden memilukan ini terjadi pada hari terakhir tahun 2025, tanggal 31 Desember. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah bergerak cepat. Oknum prajurit senior yang diduga terlibat kini telah diamankan.

“Dugaan keterlibatan oknum prajurit senior telah ditindaklanjuti dengan mengamankan yang bersangkutan dan melakukan proses investigasi secara menyeluruh oleh unsur komando terkait,” jelas Donny, Senin (5/1/2026).

“Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan fakta secara objektif dan transparan,” tambahnya.

Donny menegaskan sikap tegas institusinya. TNI AD, katanya, sama sekali tidak memberi toleransi untuk kekerasan di luar aturan. Janjinya, sanksi tegas menanti siapa pun yang terbukti bersalah.

“Kami menegaskan bahwa TNI AD tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di luar aturan, terlebih yang mengakibatkan hilangnya nyawa prajurit. Apabila dari hasil penyelidikan terbukti adanya pelanggaran hukum maupun disiplin militer, maka proses hukum akan ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Donny.

Di sisi lain, rasa duka cita yang mendalam disampaikan pihak TNI AD atas gugurnya Pratu Farkhan. Donny memastikan komitmen pimpinan untuk mengusut tuntas kasus ini. Tujuannya jelas: mencari keadilan untuk almarhum dan keluarganya, sekaligus menjaga marwah institusi.

Kronologi Kelam dari Keluarga


Halaman:

Komentar