MURIANETWORK.COM - Seorang balita berusia empat tahun di Surabaya menjadi korban penganiayaan oleh paman dan bibinya sendiri. Kedua pelaku, Ufa Fahrul Agusti (30) dan Sellyna Adika Wahyuni (26), kini telah diamankan polisi setelah aksi mereka yang melibatkan pemberian makanan kucing kepada anak tersebut terungkap.
Kronologi Terungkapnya Kasus
Kasus ini mulai terbongkar ketika ayah kandung korban, Dandi, datang ke kamar kos tempat paman dan bibi anaknya tinggal untuk mengambil barang. Saat berada di lokasi, sejumlah tetangga secara spontan menyampaikan keluhan yang merisaukan. Mereka melaporkan bahwa balita itu kerap diberi makanan kucing setiap kali meminta jajan.
Mendengar pengaduan itu, Dandi segera memastikan kebenarannya langsung kepada putrinya. Jawaban sang anak justru semakin memperkuat laporan warga.
"Pas saya tanya anak saya, dia (KRN) mengatakan iya (diberi makanan kucing). Katanya malah sering makan bareng kucing peliharaannya adik saya," ujar Dandi, menceritakan pengakuannya.
Deretan Perlakuan Kejam
Pengakuan korban tidak berhenti di situ. Dandi menambahkan, anaknya juga bercerita tentang peristiwa lain yang lebih memilikan. Suatu ketika, si anak merasa lapar dan meminta makan kepada Sellyna, namun permintaannya justru ditolak dengan kejam. Alih-alih memberinya makanan, bibi tersebut malah menyuruhnya memakan pasir yang ada di tempat kotoran kucing.
"Sampai anak saya itu makan pasir kotoran kucing. Saya gak menyangka adik saya itu kayak iblis," tambahnya dengan suara bergetar.
Kekejaman yang dialami balita itu ternyata lebih kompleks. Dandi melanjutkan, putrinya juga kerap dibiarkan kelaparan. Bahkan, dalam satu insiden, tangan anak itu diikat dengan posisi terangkat selama empat hari berturut-turut sebelum akhirnya ada warga yang menolong. Untuk meredam tangisannya, mulut korban kerap disumpal dengan kain agar tidak terdengar oleh orang di sekitar.
Artikel Terkait
Listrik Kembali Padam di Sejumlah Wilayah Aceh, PLN Belum Beri Keterangan Resmi
KPK Temukan Lima Jam Tangan Rolex dan Invoice dari Penggeledahan Rumah Bupati Pekalongan Nonaktif
Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon Guncang Kawasan Industri, Puluhan Warga Alami Sesak Napas
Polri dan Polisi Malaysia Gelar Pertemuan Bilateral di Tengah Selat Malaka Bahas Kejahatan Lintas Batas