Mendapat laporan itu, polisi langsung bergerak. Mereka berkoordinasi dengan beberapa pihak, mulai dari BPBD, Dinas SDA Kecamatan Cakung, hingga Damkar setempat. Upaya penyelamatan segera diluncurkan.
"Kami turunkan tiga unit perahu karet. Ditambah empat mesin pompa air dari Damkar dan Satpel SDA, plus satu ambulans siaga," jelas Kapolsek Widodo.
Pencarian berlangsung intensif sepanjang hari. Namun begitu, hasilnya justru datang dari lokasi yang agak jauh. Jenazah Rava Periangga akhirnya ditemukan mengambang di Kali Cilincing pada sore harinya. Kondisinya tak lagi bernyawa.
Kini, korban telah diserahkan kepada keluarganya. Rencananya, pemuda 18 tahun itu akan segera dimakamkan. Musibah ini kembali mengingatkan betapa bahayanya banjir, terutama arusnya yang sering kali tak terduga kekuatannya.
Artikel Terkait
Remaja di Gowa Tembus Mata Peluru Jelly, Polisi Kejar Pelaku
Rem Blong Truk Kontainer Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas
Anak Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Nasi Uduk, Surat Tulisan Tangan Ungkap Alasan
Fajar/Fikri Tersingkir di 16 Besar All England Usai Duel Sengit Tiga Gim