Malam itu, kemacetan sudah menggumpal di Km 93 Tol Cipularang arah Jakarta. Lalu, dalam sekejap, suasana berubah jadi chaos. Kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan itu merenggut dua nyawa dan meninggalkan sejumlah korban luka berat. Para korban selamat yang masih terguncang bercerita tentang detik-detik mengerikan yang mereka alami.
Awalnya perjalanan lancar. Begitu masuk tol, semua kendaraan terpaksa berhenti karena macet. Mobil Soleh Muslim juga sudah diam. Tapi tiba-tiba, dari belakang, datang hantaman keras.
“Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai terpental lagi. Waktu itu saya sudah pasrah,”
Katanya, suaranya masih bergetar. Mobilnya terlempar beberapa kali akibat benturan beruntun dari belakang.
Cerita serupa datang dari Ryan, korban selamat lain. Ia mengonfirmasi bahwa kondisi lalu lintas memang sedang padat dan pelan. Tiba-tiba saja, dari arah belakang, terdengar dentuman bertubi-tubi sebelum akhirnya mobilnya ikut terseret dalam tabrakan.
“Memang lagi berhenti mobilnya, kondisi lagi macet. Di belakang saya dengar suara kencang tabrakan,”
ujar Ryan.
Lalu, apa pemicu awal kekacauan ini? Seorang sopir truk kontainer bernama Cahya mengaku dengan singkat saat digiring petugas.
“Iya saya sopirnya, rem blong,”
ucapnya.
Dugaan itu pun diamini oleh pihak kepolisian. Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, menjelaskan bahwa truk kontainer itu diduga mengalami gangguan pada sistem pengeremannya.
“Dugaan awal karena truk kontainer alami rem blong. Laju truk tidak terkendali dan menabrak kendaraan yang ada di depannya,”
kata Enggar di lokasi kejadian.
Menurut Panji Satriya dari Jasamarga, kecelakaan ini terjadi tepat pukul 20.18 WIB. Akibatnya, seluruh lajur sempat tak bisa dilalui.
“Kecelakaan melibatkan 10 kendaraan. Saat ini masih dalam penanganan petugas di lapangan,”
jelasnya.
Berdasarkan data sementara dari petugas, dua orang meninggal dunia dalam insiden ini. Empat lainnya mengalami luka-luka berat. Semua korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Malam yang seharusnya biasa saja, berakhir dengan kepiluan di jalan tol yang ramai itu.
Artikel Terkait
Polri Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026, Wadah Kompetisi dan Edukasi Digital bagi Generasi Muda
Kim Yo-jong Tegaskan Program Nuklir Korut Tak Bisa Ditawar Jelang Kunjungan Xi Jinping
Rekomendasi Film Akhir Pekan: Jun Ji-hyun Berburu Wabah Zombie, Kisah Inspiratif Pemain Mobile Legends, hingga Petualangan He-Man
Pramono Anung Tinjau CFD Perdana Rasuna Said, Siap Digelar Rutin Mulai 22 Juni 2026