MURIANETWORK.COM - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melanjutkan tren positif pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026. Mengutip data dari laman resmi Logam Mulia, harga jual emas Antam tercatat naik Rp20.000 menjadi Rp2.940.000 per gram. Kenaikan ini turut diikuti oleh harga buyback yang menguat lebih tajam, memberikan sinyal optimisme di awal pekan.
Buyback Ikut Menguat, Sinyal Likuiditas Positif
Tak hanya harga jual, nilai tukar kembali atau buyback emas Antam juga menunjukkan pergerakan yang signifikan. Pada hari yang sama, harga buyback merangkak naik sebesar Rp28.000, sehingga berada di level Rp2.734.000 per gram.
Angka buyback ini menjadi patokan penting bagi investor yang hendak mencairkan aset emas fisik mereka. Kenaikan yang lebih besar pada harga buyback dibanding harga jual seringkali diamati sebagai indikator likuiditas dan permintaan yang sehat di pasar sekunder.
Daftar Lengkap Harga Berdasarkan Pecahan
Kenaikan harga emas Antam hari ini berlaku untuk seluruh unit pecahan batangan. Berikut rincian lengkapnya seperti yang tercantum di situs Logam Mulia per Senin, 9 Februari 2026:
Emas batangan 0,5 gram: Rp1.520.000
Emas batangan 1 gram: Rp2.940.000
Emas batangan 2 gram: Rp5.820.000
Emas batangan 3 gram: Rp8.705.000
Emas batangan 5 gram: Rp14.475.000
Emas batangan 10 gram: Rp28.895.000
Emas batangan 25 gram: Rp72.112.000
Emas batangan 50 gram: Rp144.145.000
Emas batangan 100 gram: Rp288.212.000
Emas batangan 250 gram: Rp720.265.000
Emas batangan 500 gram: Rp1.440.320.000
Emas batangan 1.000 gram: Rp2.860.600.000
Pergerakan harga logam mulia ini tetap perlu dipantau dengan cermat, mengingat sensitivitasnya terhadap berbagai faktor eksternal seperti nilai tukar rupiah, suku bunga global, dan gejolak geopolitik.
Artikel Terkait
Anggota Polri Inovasi Mesin Pertanian, Dongkrak Ekonomi Petani Ogan Ilir
Kemensos Buka Reaktivasi Otomatis BPJS untuk 100 Ribu Peserta Sakit Kronis
Jaecoo Libatkan Publik dalam Rancang Personalisasi J5 EV di IIMS 2026
Menteri Sosial Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Terima Bantuan Kesehatan