Gaza – Angka korban jiwa di Jalur Gaza terus bertambah. Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan setempat yang dirilis Sabtu (17/1/2026), korban gugur sejak konflik dimulai pada 7 Oktober 2023 telah mencapai 71.548 orang.
Tak hanya itu, mereka yang menderita luka-luka juga tercatat sangat tinggi: 171.353 orang. Situasinya benar-benar memilukan.
Laporan harian dari kementerian itu menyebutkan, dalam kurun 24 jam terakhir, rumah sakit masih saja menerima korban. Ada satu jenazah syuhada dan enam orang lainnya dengan berbagai luka. Perang ini, nyatanya, belum menunjukkan tanda-tanda reda yang berarti.
Di sisi lain, ada sedikit catatan tentang gencatan senjata yang sempat diberlakukan. Perjanjian yang mulai berlaku sejak 10 Oktober 2025 itu ternyata tak sepenuhnya menghentikan kekerasan. Faktanya, setidaknya 464 warga Palestina masih tewas setelahnya, dengan korban luka mencapai 1.275 orang. Gencatan senjata seolah hanya jeda sebentar di tengah hiruk-pikuk yang berkepanjangan.
Di tengah semua ini, musim dingin yang keras turut memakan korban. Kementerian Kesehatan juga mengumumkan kabar duka lainnya: seorang bayi berusia hanya 27 hari meninggal dunia akibat cuaca ekstrem.
Dengan tambahan ini, setidaknya delapan anak telah menjadi korban keganasan musim dingin sejak awal musim ini. Sebuah tragedi di dalam tragedi.
Artikel Terkait
Makassar Wajibkan Jukir Miliki KTP Lokal, Sinergi dengan Camat dan Lurah Diperkuat
Tangis Haru Calon Siswa Sekolah Rakyat Pecah di Pundak Seskab Teddy
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pemerkosaan Remaja di Makassar, Salah Satunya Masih di Bawah Umur
Kuasa Hukum Nadiem Protes Percepatan Sidang Chromobook, Sebut Langgar Prinsip Persidangan Adil