Menjelang penentuan awal Ramadan 1447 Hijriyah, Kementerian Agama bersama BMKG ternyata sudah menyiapkan puluhan titik pemantauan. Jumlahnya tak main-main: sekitar 96 lokasi rukyat tersebar dari ujung barat hingga timur Indonesia.
Lantas, bagaimana sebenarnya proses pemantauan hilal ini dijalankan di lapangan?
Untuk membahasnya, kami berbincang dengan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar.
Di sisi lain, sidang isbat yang akan digelar nanti juga menyimpan dinamika tersendiri. Menteri Agaga sempat menyinggung potensi perbedaan penetapan dengan Muhammadiyah. Hal ini jadi perhatian banyak kalangan, mengingat perbedaan serupa pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Nah, buat Sahabat KompasTV, ada info penting nih. Mulai 1 Februari 2026 nanti, kita pindah channel. Cari saja di Channel 11 pada TV Digital atau Set Top Box Anda. Satu langkah lebih dekat, sekaligus makin terpercaya!
sidangisbat 1ramadan uin
Artikel Terkait
Sapi Kurban Lolos dari Ikatan, Berlari ke Jalan Raya di Ciputat Timur
Lonjakan Permintaan Golok Jelang Iduladha, Kampung Pandai Besi di Bandung Raup Berkah Musiman
Sapi Kurban Mengamuk, Tercebur ke Selokan saat Hendak Diberi Makan di Bogor
Dusun Krajan Banjarnegara Kurban 52 Sapi dan 339 Kambing, Warga Gotong Royong Jadi RPH Dadakan