Gabungan mematikan antara drone Bayraktar Turki dan M9 Reaper Amerika yang jelas-jelas sudah mengadopsi pelajaran dari kesuksesan Turki di tiga lokasi sebelumnya mengubah segalanya. Serangan dari udara itu begitu presisi dan menghancurkan moral. Akibatnya, momentum Rusia punah. Mereka terpaksa mundur dan kini, seperti yang kita saksikan, pertempuran cuma berkutat di wilayah Donetsk dan Donbas. Jauh dari ambisi awal.
Foto yang beredar memperlihatkan betapa dahsyatnya dampaknya: anggota kavaleri bermotor Rusia bergelimpangan tak bernyawa di sebuah hutan dekat Donetsk, menjadi korban dari mesin perang tanpa awak itu.
(Budi Saks)
Artikel Terkait
Syahganda Nainggolan: Hanya Soekarno dan Prabowo yang Punya Ideologi Kuat
Warga Makassar Gelar Aksi Lilin untuk Korban Penembakan Diduga Oknum Polisi
Alwi Farhan Lolos ke Perempat Final All England Usai Singkirkan Unggulan Ketujuh
Pengacara Desak Ayah Korban Kekerasan di Sukabumi Diperiksa, Diduga Biarkan Anak dalam Bahaya