Soal fasilitas, RSK Nusa Waluya II nyaris seperti rumah sakit darat. Bayangkan saja, ada ruang rawat inap untuk 21 pasien, ruang bersalin dan nifas, bahkan ruang operasi. Instalasi gawat darurat, poli gigi, poli spesialis, apotek, laboratorium, radiologi, hingga bank darah tersedia di dalam kapal ini. Lengkap banget.
Di sisi lain, kerja sama ini bukan tanpa alasan yang mendalam. Alih Istik Wahyuni, Manajer CSR PT PIS, bilang kolaborasi dengan DoctorShare muncul karena kesamaan ranah, yaitu dunia maritim.
"Ini juga sejalan dengan pilar CSR kami yang fokus pada kesehatan, lingkungan, dan pendidikan," ujar Alih.
Kolaborasi mereka sebenarnya sudah dirintis sejak 2023 lewat bantuan medis di Seget, Papua Barat Daya. Karena program itu dinilai sukses, maka dilanjutkanlah dengan menghadirkan RSK ini ke Waigeo Utara daerah yang masuk kategori 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Kehadiran kapal ini seperti jawaban atas sulitnya akses kesehatan di ujung negeri.
Artikel Terkait
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Wafat, Pramono Anung Kenang Sosok Teguh Penjaga Pancasila
Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Makassar 2-3 Maret 2026
BEM UGM Sebut Kemarahan ke Prabowo Akumulasi Kritik yang Tak Didengar