YBM PLN Salurkan Bingkisan Ramadan ke 2.500 Keluarga di Jabodetabek

- Senin, 02 Maret 2026 | 16:55 WIB
YBM PLN Salurkan Bingkisan Ramadan ke 2.500 Keluarga di Jabodetabek

Lebih dari 2.500 keluarga di Jabodetabek kini telah menerima bingkisan Ramadan. Bantuan ini disalurkan Yayasan Baitul Maal PLN lewat program 'Cahaya Berkah Ramadan 1447 H'. Penyerahannya dilakukan serentak di berbagai lokasi.

Dari Kampung Deret Petogongan di Jakarta Selatan, hingga ke Masjid Al-Hidayah di Bogor, paket-paket itu tiba di tangan warga. Titik penyaluran lainnya tersebar di Jakarta Barat, Tangerang Selatan, Depok, dan beberapa titik di wilayah Bogor. Bisa dibilang, jangkauannya cukup luas.

Nah, kalau dilihat secara nasional, target YBM PLN jauh lebih besar lagi. Mereka berencana membagikan lebih dari 45.000 paket selama bulan suci ini. Baru tahap awal saja, Rabu lalu, sudah lebih dari 23.000 paket yang dibagikan di 13 titik se-Indonesia.

Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, program ini adalah wujud nyata komitmen para insan PLN untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap bingkisan yang disalurkan dapat membawa kebahagiaan, memperkuat semangat, serta membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan penuh harapan," ujar Darmawan.

Pernyataannya itu disampaikan di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta, Rabu (25/2) lalu.

Di sisi lain, program ini punya cerita menarik di baliknya. Sumber dananya berasal dari zakat para pegawai muslim PLN. Uang itu dikelola dengan amanah oleh YBM PLN, bukan cuma untuk bantuan sosial sesaat, tapi juga diarahkan agar manfaatnya bisa berkelanjutan bagi penerima.

Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menekankan hal serupa. Menurutnya, dukungan ini dirancang untuk memperkuat nilai kepedulian dan, yang tak kalah penting, mendorong kemandirian.

"Ramadan menjadi momentum bagi kita semua untuk menghadirkan kepedulian nyata melalui aksi berbagi yang memberi harapan, mempererat solidaritas sosial, serta mendorong kemandirian masyarakat," jelas Sulistyo.

Yang menarik, kegiatan ini juga melibatkan dunia kampus. Kolaborasi dengan Institut Teknologi PLN ini dimaksudkan untuk memperluas dampak sosial sekaligus memberi edukasi kepada anak-anak muda.

Rektor IT PLN, Iwa Garniwa, pun menyambut baik langkah ini. Ia menilai kolaborasi semacam ini bisa memperkuat kepedulian sosial di lingkungan akademik sekaligus langsung menyentuh masyarakat.

Bagi Iwa, acara bagi-bagi bingkisan ini bukan sekadar seremonial belaka. Lebih dari itu, ini adalah sarana untuk menumbuhkan empati dan kebersamaan.

"Ramadan mengajarkan bahwa keberkahan tidak hanya diukur dari apa yang kita miliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada sesama," pungkasnya.

Jadi, lewat program ini, ada harapan agar bantuan yang diberikan tak hanya meringankan beban, tapi juga menyebarkan semangat berbagi yang lebih dalam.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar