"Akhirnya rumah yang dia tempati itu dia jual lagi. Hasil penjualannya dia gunakan untuk pelunasan," ucap Dahnil.
Lantas Dahnil bertanya, nanti tinggal di mana setelah pulang haji?
Jawab Tobroni singkat. "Bang Dahnil saya sudah sepuh, sudah tua. Ya nanti setelah kembali dari haji, saya numpang dengan anak-anak."
Alasannya? Tobroni berbisik, "Mas dosa saya itu sudah terlalu banyak."
Jangan Khianati Pengorbanan Mereka
Berkaca dari cerita Tobroni itu, Dahnil suaranya bergetar. Ia meminta para petugas tak sekali-kali mengkhianati pengorbanan sedalam itu.
"Harapan dan mimpi ke tanah suci orang-orang seperti Pak Tobroni lah yang akan anda layani. Keinginan dan semangat spiritual orang-orang seperti Pak Tobroni lah yang akan anda jaga," serunya.
Ia bahkan tak sanggup membayangkan bentuk pengkhianatan itu. "Bagaimana jahatnya kita... kalau sampai tega menghianati orang-orang seperti Pak Tobroni. Untuk mengambil hak-hak mereka. Mengambil duit yang mereka perjuangkan sedemikian rupa."
Akhirnya, Dahnil menegaskan tiga amanah yang harus ditunaikan. Pertama, amanah dari Allah SWT sebagai pelayan tamu-tamu-Nya. Kedua, amanah dari jemaah seperti Tobroni. Dan ketiga, amanah dari negara yang wajib menjaga warganya beribadah dengan aman.
"Amanah dari jemaah haji ini harus kita tunaikan sebaik mungkin," pungkasnya. Suasana hening sejenak, sebelum apel malam itu ditutup.
Artikel Terkait
Di Balik Goyangan dan Lagu, Kisah Abah Rudi Bertahan Hidup di Simpang Dago
Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation, Berapa Gajinya?
Isra Miraj: Titik Temu Perjalanan Duniawi dan Panggilan Langit
Tailan dan Paraguai: Ejaan Baru 194 Negara Segera Masuk KBBI